Bagaimana cara untuk memulai investasi di reksa dana?
Menurut agen penjual reksa dana dari Manulife Aset Manajemen yang ditemui detikFinance di Menara Radius Prawiro, komplek Bank Indonesia (BI), Jumat (24/4/2015), masyarakat perlu membuka rekening reksa dana dan mengisi formulir yang telah disediakan. Sertakan foto kopi KTP dan NPWP untuk nasabah individu, dan fotokopi dokumen sesuai persyaratan untuk nasabah institusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika investasi dilakukan secara rutin per bulan, kita bisa memilih transfer dana ke rekening efek secara auto debet. Setiap orang akan punya rekening efek setelah mendaftar.
Dana yang Anda investasikan dikelola oleh Manajer Investasi. Saat transaksi akan dikonfirmasi, bank kustodian akan mengirimkan laporan transaksi dan laporan keuangan setiap bulan ke alamat rumah masing-masing.
"Untuk setiap transaksi, baik itu jual atau beli, kita bebas fee. Tidak akan kena biaya," ujar si petugas.
Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fakhri Hilmi mengatakan reksa dana adalah investasi yang cukup terjangkau. Biaya awalnya bisa dengan Rp 100.000.
"Mudah dan terjangkau, itu sudah menjadi target OJK agar coverage semakin luas. Dengan Rp 100.000 bisa investasi, bisa dijangkau hampir seluruh masyarakat," kata Fakhri.
"Reksa dana sekarang untuk pembelian awal sudah ada yang Rp 100.000. Ada reksa dana berbasis obligasi, ada yang saham. Kalau saham rata-rata return 20-30% per tahun," lanjut Fakhri.
(drk/hds)










































