Demikian diungkapkan Heaf od Equity Research Mandiri Sekuritas John Rachmat kepada detikFinance, Rabu (29/4/2015).
"Berita buruk belum habis, karena deadline laporan keuangan kuartal satu deadline besok, semua emiten harus menyerahkan laporannya, mungkin banyak berita buruk," ucap dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bank Mandiri turun walaupun masih positif. AALI anjlok banyak, Astra turun karena penjualan motor mobil mereka lesu, banyak yang turun, banyak juga yang rugi," terang dia.
Selain soal rilis kinerja emiten, John menyebutkan, Senin pekan depan akan ada rilis data inflasi. Ini juga akan mempengaruhi gerak lHSG. Dilanjutkan pada Selasa, juga akan ada rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015. Angka-angka ini sangat menentukan pergerakan IHSG ke depan.
"Minggu depan masih ada rilis inflasi, pertumbuhan ekonomi. Ini sangat menentukan. Current Account Deficit diperkirakan akan membaik di level 1,5 % dari GDP dari kuartal IV-2014 yang minus 3,2%, ini bagus," kata John.
Namun begitu, John menambahkan, target pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 tidak akan bisa di atas 5%.
"Itu mimpi. Pertumbuhan ekonomi kuartal satu di bawah 5%," tandasnya.
(drk/rrd)











































