Penurunan laba ini diiikuti penurunan pendapatan bersih perseroan mencapai 17,25% menjadi US$ 696,4 juta di kuartal I-2015, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 841,63 juta. Laba operasi tercatat US$ 152,5 juta, EBITDA sebesar US$ 183,9 juta.
Demikian disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia, Kamis (30/4/2015).
"Kondisi ekonomi global dan domestik mempengaruhi kinerja Perseroan untuk periode 31 Maret 2015. Hal ini menyebabkan turunnya penyerapan pemakaian gas oleh pelanggan industri dan pembangkit listrik," ungkap Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rangka pengembangan infrastruktur jaringan gas bumi, pada tahun ini PGN akan merampungkan pipa transmisi Kalimantan Jawa I (Kalija I) untuk mengalirkan gas bumi, dari Lapangan Kepodang ke PLTGU Tambak Lorok milik PLN. Pipa transmisi Kalija I ditargetkan on stream pada kuartal III 2015.
PGN juga sudah memulai proyek pipanisasi gas bumi Duri-Dumai-Medan (Duri Dumai 130 kilometer, Dumai – Medan 395 kilometer), di mana ground breaking pembangunannya sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada akhir Januari 2015. PGN juga mengembangkan jaringan pipa gas bumi di wilayah eksisting.
(drk/rrd)











































