PGN Kantongi Laba Kuartal I-2015 US$ 109,4 Juta. Turun 38%

PGN Kantongi Laba Kuartal I-2015 US$ 109,4 Juta. Turun 38%

- detikFinance
Kamis, 30 Apr 2015 18:14 WIB
PGN Kantongi Laba Kuartal I-2015 US$ 109,4 Juta. Turun 38%
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sepanjang kuartal I-2015 mencatatkan laba bersih senilai US$ 109,4 juta atau turun hingga 38,07% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 176,67 juta.

‎Penurunan laba ini diiikuti penurunan pendapatan bersih perseroan mencapai 17,25% menjadi US$ 696,4 juta di kuartal I-2015, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 841,63 juta.‎ Laba operasi tercatat US$ 152,5 juta, EBITDA sebesar US$ 183,9 juta.

Demikian disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia, Kamis (30/4/2015).
 
"Kondisi ekonomi global dan domestik mempengaruhi kinerja Perseroan untuk periode 31 Maret 2015. Hal ini menyebabkan turunnya penyerapan pemakaian gas oleh pelanggan industri dan pembangkit listrik," ungkap Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso‎.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama tiga bulan pertama tahun ini, volume penjualan distribusi gas bumi Perseroan sebesar 796 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Sedangkan volume transmisi gas bumi yang disalurkan anak perusahaan PT Transportasi Gas Indonesia sebesar 754 MMSCFD, dan volume transmisi gas bumi dari PGN sebesar 16,4 MMSCFD.

Dalam rangka pengembangan infrastruktur jaringan gas bumi, pada tahun ini PGN akan merampungkan pipa transmisi Kalimantan Jawa I (Kalija I) untuk mengalirkan gas bumi, dari Lapangan Kepodang ke PLTGU Tambak Lorok milik PLN. Pipa transmisi Kalija I ditargetkan on stream pada kuartal III 2015.
 
PGN juga sudah memulai proyek pipanisasi gas bumi Duri-Dumai-Medan (Duri Dumai 130 kilometer, Dumai – Medan 395 kilometer), di mana ground breaking pembangunannya sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada akhir Januari 2015. PGN juga mengembangkan jaringan pipa gas bumi di wilayah eksisting.

(drk/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads