Emasnya Laku Rp 1,94 Triliun, Tapi Antam Rugi 240 Miliar

Emasnya Laku Rp 1,94 Triliun, Tapi Antam Rugi 240 Miliar

- detikFinance
Sabtu, 02 Mei 2015 11:48 WIB
Emasnya Laku Rp 1,94 Triliun, Tapi Antam Rugi 240 Miliar
Jakarta - BUMN tambang, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau yang biasa disebut Antam, membukukan kerugian Rp 240,2 miliar sepanjang kuartal I-2015. Rugi ini berkurang tipis dari periode yang sama di 2014 Rp 272,6 miliar.

Dalam laporan keuangan Antam yang dikutip, Sabtu (2/5/2015), beban usaha Antam kuartal I-2105 memang naik menjadi Rp 201,18 miliar, dari periode yang sama tahun lalu Rp 140,019 miliar.

Padahal sepanjang periode itu, volume produksi feronikel dan emas Antam naik, masing-masing 36% dan 6% dibandingkan periode yangsama di 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjualan emas Antam di kuartal I-2015 berkontribusi 68% dari total penjualan Antam. Nilai penjualan emas di periode tersebut mencapai Rp 1,94 triliun.

"Dengan adanya peningkatan volume penjualan emas, Antam mampu mencatat laba kotor dan laba usaha di kuartal I-2015. Di 2015, kami menargetkan peningkatan penjualan feronikel dan emas, selain tetap melakukan efisiensi yang agresif. Saat ini kami juga berkomitmen melanjutkan proyek-proyek pertumbuhan dengan tetap memperhatikan kondisi finansial perusahaan," ujar Direktur Utama Antam, Tedy Badrujaman.

Antam saat ini juga masih melanjutkan persiapaan pelaksanaan rights issue untuk mendanai proyek feronikel Halmahera Timur dan proyek Anode Slime. Antam juga tetap berkomitmen untuk melaksanakan dan tidak membatalkan rencana proyek-proyek pertumbuhan lainnya, seperti proyek smelter grade alumina Mempawah proyek nickel pig iron & stainless steel, dan proyek nickel mixed hydroxide.

Sepanjang kuartal I-2015, Antam melakukan penghematan Rp 3,6 miliar dari efisiensi penggunaan bahan-bahan untuk operasinal unit bisnis, serta negosiasi kontrak dengan pihak ketiga.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads