Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG berkurang 31,031 poin (0,60%) ke level 5.153,919. Indeks LQ45 mundut 7,736 poin (0,86%) ke level 890,027.
Semalam, bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) juga jatuh karena komentar Gubernur The Fed, Janet Yellen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (7/5/2015), IHSG turun 15,836 poin (0,31%) ke level 5.169,114. Sementara Indeks LQ45 turun 3,108 poin (0,35%) ke level 894,596.
Investor asing melepas saham-saham bank dan infrastruktur. Saham-saham ini kemarin sudah menguat cukup tinggi.
Perdagangan siang hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 143.294 kali dengan volume 4,263 miliar lembar saham senilai Rp 3,057 triliun. Sebanyak 99 saham naik, 149 turun, dan 79 saham stagnan.
Semua bursa Asia bergerak di teritori negatif hingga siang hari ini.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei turun 222,12 poin (1,14%) ke 13.309,51
- Indeks Hang Seng turun 138,31 poin (0,5%) ke level 27.502,6.
- Indeks Komposit Shanghai turun 59,63 poin (1,41%) ke level 4.169,64.
- Indeks Straits Times turun 25,45 poin (0,74%) ke level 3,434,34.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 975 ke Rp 47.200, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 375 ke Rp 20.600, Unilever (UNVR) turun Rp 375 ke Rp 44.800, dan Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 21.675.
(dnl/rrd)











































