Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 13.150 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di posisi Rp 13.110 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 18,597 poin (0,36%) ke level 5.200,810. Investor domestik langsung berburu saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik tipis 2,638 poin (0,05%) ke level 5.184,851 setelah pagi tadi sempat menanjak tinggi. Aksi jual asing menghambat penguatan IHSG.
Asing banyak melepas saham-saham bank, konstruksi, dan perkebunan. Koreksi saham-saham tersebut membuat IHSG sulit melaju kencang.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin (11/5/2015), IHSG turun 9,731 poin (0,19%) ke level 5.172,482. Sementara Indeks LQ45 melemah 0,914 poin (0,10%) ke level 897,402.
Transaksi investor asing sore ini terpantau melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 66,670 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 184.488 kali dengan volume 7,956 miliar lembar saham senilai Rp 4,822 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 138 turun, dan 90 saham stagnan.
Bursa saham China melesat paling tinggi di antara bursa-bursa regional lainnya setelah bank sentral setempat memangkas suku bunga 25 basis poin (bps) menjadi 5,1%.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 241,72 poin (1,25%) ke level 19.620,91.
- Indeks Hang Seng naik 140,86 poin (0,51%) ke level 27.718,20.
- Indeks Komposit Shanghai meroket 127,67 poin (3,04%) ke level 4.333,58.
- Indeks Straits Times menguat 19,31 poin (0,56%) ke level 3.471,32.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Astra Agro (AALI) naik Rp 1.025 ke Rp 22.225, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 925 ke Rp 15.000, Maskapai Reasuransi (MREI) naik Rp 545 ke Rp 2.725, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 ke Rp 9.950.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Djakarta (DLTA) turun Rp 5.000 ke Rp 270.000, Bank of India (BSWD) turun Rp 910 ke Rp 2.740, Multi Prima (LPIN) turun Rp 600 ke Rp 5.900, dan Inti Agri (IIKP) turun Rp 560 ke Rp 1.685.
(ang/rrd)











































