Ekonomi Lesu, Orang Kaya RI Ini Berani Jual Saham Perusahaan di Bursa

Ekonomi Lesu, Orang Kaya RI Ini Berani Jual Saham Perusahaan di Bursa

- detikFinance
Jumat, 15 Mei 2015 13:58 WIB
Ekonomi Lesu, Orang Kaya RI Ini Berani Jual Saham Perusahaan di Bursa
Jakarta - Meskipun perekonomian Indonesia tengah lesu, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMP) optimistis bisa terus mengembangkan bisnisnya. Perseroan berencana menggelar Initial Public Offering (IPO) dengan menawarkan harga saham di kisaran Rp 525-600 per saham.

Apa alasan perseroan mau mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI)? Komisaris Utama MMP Hungkang Sutedja menjelaskan, portofolio properti logistik yang dimiliki perseroan berada di lokasi strategis dan dibangun dengan kualitas tinggi sehingga memenuhi kebutuhan akan properti logistik berskala besar dengan spesifikasi internasional.

Hal ini menjadi daya tarik MMP bagi perusahaan-perusahaan besar baik multinasional maupun domestik dalam memenuhi kebutuhan akan fasilitas logistik sekaligus meningkatkan efisiensi dalam supply chain management.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hal tersebut menjadi daya tarik kami," katanya dalam konferensi pers di Intercontinental MidPlaza Hotel, Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Di tempat uang sama, Direktur Utama Indo Premier Moleonoto The menambahkan, MMP memiliki model bisnis yang solid didukung oleh arus pendapatan berulang yang stabil dari portofolio aset operasional yang dimiliki.

Rekam jejak yang kuat dalam pengembangan portofolio properti logistik sekaligus eksposur penyewaan yang tinggi pada sektor konsumer, akan mendukung prospek pertimbuhan MMP ke depan.

"Karenanya kami optimistis penawaran umum saham perdana MMP ini akan memperoleh respon yang kuat dari investor khususnya investor institusional," tandasnya.

Sepanjang tahun 2014, anak usaha Argo Manunggal ini membukukan pendapatan sebesar Rp 141,9 miliar atau lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 119,5 miliar.

Kenaikan nilai wajar properti investasi tercatat naik menjadi Rp 261,1 miliar di tahun 2014 dari sebelumnya Rp 222,4 miliar.

Laba komprehensif entitas induk tercatat naik dari Rp 90,5 miliar menjadi Rp 286,4 miliar di tahun 2014.

Saat ini 99% saham MMP dipegang oleh PT Mega Mandiri Properti, dan 1% sisanya dimiliki Hungkang Sutedja. Hungkang merupakan anak kedua dari salah satu orang terkaya Indonesia, yaitu The Ning King.

The merupakan pendiri Grup Argo Manunggal yang salah satu perusahaan besarnya adalah pengembang properti, PT Alam Sutera Realty (ASRI). Berdasarkan data Forbes, The punya harta US$ 650 juta (Rp 8,45 triliun), masuk urutan ke-46 terkaya di Indonesia.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads