Direktur Utama Garuda Arif Wibowo menjelaskan pihaknya akan menggunakan pesawat baru ini untuk memperkuat jaringan dan mengganti armada lama. Untuk rute, Garuda akan membuka jaringan penerbangan ke Timur Tengah dan beberapa provinsi di China.
"Tahun ini ada penambahan pesawat sebanyak 18 unit," kata Arif saat acara RUPSLB Garuda di kantor Pusat Garuda, Jakarta, Jumat (15/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) transportasi ini akan memperkuat penerbangan domestik. Dengan memanfaatkan pesawat baling-baling tipe ATR 72-600 hingga CRJ-1000, Garuda akan menyasar atau menjemput penumpang hingga pelosok negeri.
"Jadi kelanjutan peswat ATR tambah 3 tahun ini. Kita kejar pertumbuhan 44 rute di rute feeder," jelasnya
Tipe pesawat baru yang didatangkan antara lain: Boeing 737-800 NG sebanyak 7 unit, CRJ-1000 sebanyak 3 unit, Boeing 777-300ER sebanyak 3 unit, Airbus 330-300 sebanyak 2 unit, dan ATR 72-600 sebanyak 3 unit.
"Penambahan ini di luar penambahan pesawat A320 untuk Citilink," jelasnya.
(feb/ang)











































