Kinerja kinclong ini membuat Garuda sebagai induk usaha membuka opsi Citilink jual saham ke masyarakat lewat penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO).
"Kalau mau cita-cita IPO boleh ke sana, tapi track ke sana sedang dibangun," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo di Kantor Pusat Garuda, Tangerang, Jumat (15/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru profit. Kalau jual barang secantik-cantiknya, nggak buru-buru punya track ke sana. Pilar-pilar Citilink harus kuat," jelasnya.
Arif menceritakan Citilink pada tahun ke belakang memang mencatat keuangan negatif. Alasannya, Citilink masih menjalani masa ekspansi sehingga mengeluarkan dana besar.
"Dua tahun pertama loss (rugi), tapi loss-nya mengecil. Sekarang positif dan seterusnya berlanjut," sebutnya.
(feb/ang)











































