Ekonomi RI Hanya Tumbuh 5,4%, IHSG Bisa Melorot ke Bawah 5.000

Ekonomi RI Hanya Tumbuh 5,4%, IHSG Bisa Melorot ke Bawah 5.000

- detikFinance
Senin, 18 Mei 2015 10:16 WIB
Ekonomi RI Hanya Tumbuh 5,4%, IHSG Bisa Melorot ke Bawah 5.000
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan hanya akan tumbuh di angka 5,4% di tahun ini, jauh lebih rendah dari asumsi pemerintah sebelumnya yang sebesar 5,7%.

Revisi ini disampaikan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro kepada para pelaku pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/5/2015).

Pertumbuhan ekonomi yang hanya 5,4% mendorong kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih rendah. Diperkirakan IHSG bisa berada di level support 4.913-5.075.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu level support-nya. Kita lihat kondisinya agak berat. Jangka pendek, pasar lagi support testing," kata Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo kepada detikFinance, Senin (18/5/2015).

Satrio menjelaskan, level rendah tersebut bisa terjadi jika tidak ada perbaikan kondisi ekonomi. Langkah besar pemerintah sangat ditunggu pelaku pasar untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kebijakannya.

"Beberapa hari terakhir ini pasar sedikit bingung soal kebijakan pemerintah terkait BBM yang tiba-tiba nggak jadi naik, pasar melihatnya ada apa-apa," ucap dia.

Meski begitu, Satrio menyebutkan, kinerja IHSG masih bisa membaik seiring keseriusan pemerintah merealisasikan target-target yang telah dibentuk khususnya soal infrastruktur. IHSG diperkirakan bisa mencapai level 6.100-6.300 dalam jangka panjang.

"Jangka panjang sampai akhir tahun, saya melihatnya masih bisa pulih di atas 6.000, pemerintah harus punya langkah besar," sebut Satrio.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads