Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 13.135 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di posisi Rp 13.088 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 4,661 poin (0,09%) ke level 5.222,435 mengekor pelemahan bursa-bursa di Asia. Investor asing masih terus melepas saham.
Indeks sempat jatuh ke titik terendahnya hari ini di 5.218. Aksi beli investor domestik sempat membuat Indeks balik arah ke teritori positif.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (18/5/2015), IHSG turun tipis 1,314 poin (0,03%) ke level 5.225,782 setelah sempat bergerak fluktuatif, naik-turun antara zona merah dan hijau. Saham-saham konstruksi mampu naik cukup tinggi.
Saham-saham berbasis komoditas memimpin pelemahan. Investor domestik memburu saham-saham di sektor finansial.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin (18/5/2015), IHSG naik tipis 10,715 poin (0,20%) ke level 5.237,811. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 2,398 poin (0,26%) ke level 909,124.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 450,236 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 192.055 kali dengan volume 5,725 miliar lembar saham senilai Rp 5,211 triliun. Sebanyak 154 saham naik, 125 turun, dan 103 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia rata-rata menutup perdagangan awal pekan dengan negatif. Hanya pasar saham Jepang yang bertahan positif.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 157,35 poin (0,80%) ke level 19.890,27.
- Indeks Hang Seng melemah 231,03 poin (0,83%) ke level 27.591,25.
- Indeks Komposit Shanghai turun 25,20 poin (0,58%) ke level 4.283,49.
- Indeks Straits Times berkurang 5,86 poin (0,17%) ke level 3.457,24.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Inti Bangun (IBST) naik Rp 485 ke Rp 3.485, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 400 ke Rp 9.400, Unilever (UNVR) naik Rp 350 ke Rp 43.850, dan Link Net (LINK) naiik Rp 300 ke Rp 5.475.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.450 ke Rp 45.050, United Tractor (UNTR) turun Rp 700 ke Rp 22.100, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 610 ke Rp 2.905, dan Inti Agri (IIKP) turun Rp 600 ke Rp 2.200.
(Angga Aliya/Wahyu Daniel)











































