Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 0,907 poin (0,02%) ke level 5.236,904 dan akhirnya naik ke zona hijau secara perlahan. Investor asing mulai berburu saham.
Investor sempat asing mulai berbalik arah dan lakukan aksi beli pagi tadi. Namun sayangnya penguatan Indeks hanya bertahan sebentar.
Pada penutupan perdagangan Sesi, Selasa (18/5/2015), IHSG turun tipis 5,153 poin (0,10%) ke level 5.232,658. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 1,507 poin (0,17%) ke level 907,617.
Saham-saham konsumer jatuh cukup dalam terkena aksi jual. Indeks sempat jatuh ke titik terendahnya hari ini di 5.219,568.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 138.867 kali dengan volume 4,227 miliar lembar saham senilai Rp 3,445 triliun. Sebanyak 108 saham naik, 143 turun, dan 95 saham stagnan.
Bursa-bursa regional bergerak variatif cenderung menguat hingga siang hari ini. Hanya pasar saham Singapura yang masih ketinggalan di zona merah.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 177,12 poin (0,89%) ke level 20.067,39.
- Indeks Hang Seng naik 115,62 poin (0,42%) ke level 27.706,87.
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 116,71 poin (2,72%) ke level 4.400,20.
- Indeks Straits Times turun 7,20 poin (0,21%) ke level 3.452,37.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Maskapai Reasuransi (MREI) naik Rp 725 ke Rp 3.630, Mitra Keluarga (MIKA) naik Rp 550 ke Rp 24.350, Astra Agro (AALI) naik Rp 450 ke Rp 26.725, dan Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 400 ke Rp 5.600.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 625 ke Rp 43.225, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 200 ke Rp 14.800, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 200 ke Rp 3.250, dan Indofood (INDF) turun Rp 150 ke Rp 6.900.
(Angga Aliya/Rista Rama Dhany)











































