Mengakhiri perdagangan, Selasa (18/5/2015), IHSG ditutup menanjak 31,56 poin (0,60%) ke level 5.269,371. Sementara Indeks LQ45 ditutup melonjak 6,577 poin (0,72%) ke level 915,701.
Bursa saham Wall Street, Amerika Serikat (AS) bergerak mixed pada perdagangan Selasa. Indeks Dow Jones kembali mencetak rekor untuk 2 hari berturut-turut, karena adanya harapan ekonomi AS yang belum stabil akan tumbuh.
Indeks Dow Jones Industrial naik 13,51 poin (0,07%) ke 18.312,39 ke level tertinggi baru. Indeks S&P 500 sempat mencetak rekor intraday di 2.133,02, namun ditutup turun 1,37 poin (0,06%) ke 2.127,83. Indeks Nasdaq turun 8,41 poin (0,17%) ke 5.070,03.
Hari ini IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatan. Sentimen positif datang dari Wall Street dan ditahannya BI Rate di 7,5% oleh Bank Indonesia.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 129,67 poin (0,65%) ke level 20.156,05.
- Indeks Straits Times berkurang 11,68 poin (0,34%) ke level 3.442,36.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Bahana Securities
Pada perdagangan Selasa (19/5) IHSG naik 32 poin (+0,60%) ke level 5.269,37, dengan nilai transaksi di pasar reguler Rp 4,4 triliun, terdorong sektor agri di tengah rally harga CPO, misc-industry terdorong rencana turunnya DP kendaraan bermotor, dan rebound dari saham-saham perbankan.
Saham-saham yang menjadi pendorong bursa antara lain AALI, JSMR, LPPF, BBRI, dan ASII, di mana asing tercatat melakukan net sell Rp 423,6 miliar, dengan
saham-saham yang banyak dijual asing antara lain KLBF, PPRO, TLKM, BMRI, dan BBNI.
Secara teknikal, indeks naik disertai volume dan tutup di upper band bollinger. Stochastic dan MACD positif sementara MACD goldencross.
Hari ini (20/5), IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat terbatas di kisaran 5.225-5.300, dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain MLPL, ADHI, ASII, BBTN, dan MIKA.
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan ke 5.269,37, naik sebesar +31,56 poin atau 0,6%. Sedangkan indeks LQ-45, ditutup menguat ke 915,70, naik sebesar +6,57 poin atau 0,72%.
IHSG kembali berhasil menembus 5.250. IHSG untuk jangka pendek (minor trend), selanjutnya akan bergerak di kisaran 5.250-5.300, dan akan menguji fibonacci retracement 50,0%. Potensi IHSG untuk mencapai kisaran 5.300-5.330 semakin besar.
Pergerakan IHSG hari ini kami estimasi masih akan menguat.
Rupiah bergerak pada kisaran Rp 13.096-Rp 13.194/US$, dan ditutup pada level Rp 13.098/US$. Sedangkan Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 58,39/bbl.
Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 5.233-5.300.
(Angga Aliya/Angga Aliya)











































