Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 13.160 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp 13.130 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 18,839 poin (0,36%) ke level 5.288,210 lanjutkan penguatan berkat sentimen positif ditahannya BI Rate di 7,5%. Indeks menuju level psikologis 5.300.
Perdagangan pagi tadi dibuka oleh Lord Mayor of The City of London, Alderman Alan Yarrow. Investor asing pun mulai membeli saham.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG maju 24,809 poin (0,47%) ke level 5.294,180 didorong aksi beli di saham-saham unggulan.
Seluruh indeks sektoral kompak menguat, dipimpin sektor aneka industri yang naik paling tinggi. Investor domestik juga tak mau ketinggalan berburu saham.
Menutup perdagangan, Rabu (20/5/2015), IHSG menguat 23,378 poin (0,44%) ke level 5.292,749. Sementara Indeks LQ45 bertambah 6,631 poin (0,72%) ke level 922,332.
Indeks berhasil menghindari zona merah sepanjang perdagangan. Tapi sayangnya investor asing kembali melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 100,068 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 259.023 kali dengan volume 5,779 miliar lembar saham senilai Rp 6,192 triliun. Sebanyak 141 saham naik, 146 turun, dan 95 saham stagnan.
Membaiknya ekonomi Jepang di kuartal I-2015 mendorong pasar sahamnya ke titik tertinggi dalam 15 tahun. Bursa lain yang berhasil ditutup positif adalah pasar saham China dan Indonesia.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 170,18 poin (0,85%) ke level 20.196,56.
- Indeks Hang Seng turun 108,49 poin (0,39%) ke level 27.585,05.
- Indeks Komposit Shanghai naik 28,74 poin (0,65%) ke level 4.446,29.
- Indeks Straits Times bertambah 10,62 poin (0,31%) ke level 3.443,42.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lionmesh (LMSH) turun Rp 1.075 ke Rp 7.475, Hm Sampoerna (HMSP) turun Rp 700 ke Rp 72.500, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 520 ke Rp 3.110, dan Unilever (UNVR) turun Rp 500 ke Rp 43.350.
(Angga Aliya/Wahyu Daniel)











































