Menutup perdagangan, Rabu (20/5/2015), IHSG menguat 23,378 poin (0,44%) ke level 5.292,749. Sementara Indeks LQ45 bertambah 6,631 poin (0,72%) ke level 922,332.
Bursa saham Wall Street, Amerika Serikat (AS) berakhir negatif pada perdagangan Rabu. Ini terjadi setelah investor mendengarkan hasil rapat pejabat bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), terkait rencana kenaikan suku bunga acuan.
Indeks saham Dow Jones Industrial turun 26,99 poin (0,15%) ke 18.285,4. Indeks S&P 500 turun 1,98 poin (0,09%) ke 2.125,85. Sementara indeks Nasdaq naik 1,71 poin (0,03%) ke 5.071,74.
IHSG diperkirakan bisa terkoreksi mengingat posisinya yang sudah cukup tinggi. Dana asing masih akan keluar dari lantai bursa.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 83,96 poin (0,42%) ke level 20.280,52.
- Indeks Straits Times bertambah 1,99 poin (0,06%) ke level 3.441,67.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup menguat signifikan di 5.292,79, naik sebesar +23,37 poin atau 0,44%. Sementara indeks LQ-45 ditutup menguat signifikan ke 922,33, naik +6,63 poin atau 0,72%.
IHSG berhasil melewati Fibonacci Retracement 50.0% di 5.269, pergerakan IHSG selanjutnya akan menguji Fibonacci Retracement 61.8% di 5.330.
Dalam grafik intraday (60 menit), posisi IHSG mendekati garis target pola inverted head & shoulders (yang terbentuk pada 27 April-7 Mei 2015), yaitu di kisaran 5.300-5.330. Posisi IHSG juga mendekati garis rata-rata 200 jam (5.331) dan garis resistance (5.318).
Pergerakan IHSG hari ini kami estimasi bervariasi (mixed), untuk sesi satu dengan kecenderungan menguat, dan sesi dua akan melemah serta rawan terkoreksi.
Rupiah bergerak di kisaran Rp 13.142-Rp 13.188/US$, dan ditutup pada level Rp 13.175/US$. Sedangkan Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 58,81/bbl.
Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 5.269-5.313.
Bahana Securities
Pada perdagangan Rabu (20/5) IHSG naik 23 poin (+0,44%) ke level 5.292,75 dengan nilai transaksi di pasar reguler Rp 4,6 triliun, terdorong sektor perbankan yang merespons positif keputusan BI yang mempertahankan BI Rate, serta sektor aneka industri masih terdorong sentimen penurunan LTV pada kendaraan otomotif.
Saham-saham yang menjadi pendorong bursa antara lain GGRM, KLBF, ASII, BBCA, dan BBRI, di mana asing tercatat melakukan net sell Rp 102 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing antara lain BMRI, PGAS, INDF, BMTR, dan SMGR.
Secara teknikal, indeks naik dengan gap up, volume rendah, dan tertahan resist MA50. Stochastic, RSI dan MACD positif.
Hari ini (21/5) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah terbatas, di kisaran 5.250-5.325, dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain SMRA, TBIG, GGRM, KLBF, dan UNTR.
Rupiah Rabu (20/5) ditutup melemah ke level Rp 13.178/US$, dan hari ini (21/5) diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp 13.132-Rp 13.236/US$, dengan kecenderungan melemah.
(Angga Aliya/Angga Aliya)











































