Alfamidi Bakal Buka 180 Gerai Baru, Lawson Tak Ditambah

Alfamidi Bakal Buka 180 Gerai Baru, Lawson Tak Ditambah

- detikFinance
Selasa, 26 Mei 2015 18:32 WIB
Alfamidi Bakal Buka 180 Gerai Baru, Lawson Tak Ditambah
Tangerang - PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) akan membuka 180 gerai baru tahun ini. Sementara gerai Lawson tidak akan ditambah.

Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Alfamidi, Suantopo Po, mengatakan lokasi gerai baru itu akan tersebar di beberapa provinsi, seperti Yogyakarya dan Jawa Tengah.

"Kalau Lawson kita tidak tambah tahun ini, hanya fokus bagaimana ada peningkatan kinerja gerai Lawson yang sudah ada," katanya usai RUPS di kantor pusat, Tangerang, Selasa (26/5/2015).

Dalam tiga bulan pertama tahun ini, perusahaan sudah menambah 48 gerai Alfamidi. Dengan demikian, total gerai Alfamidi menjadi 809 gerai dan Lawson 48 gerai.

Ia mengatakan, perusahaan sudah menutup satu gerai Lawson yang terletak di Cihampelas, Bandung. Alasannya, gerai tersebut dianggap tidak lagi efisien.

"Lawson memang ada satu gerai yang tutup. Tapi bukan kinerja Lawson yang secara umum lagi lesu. Hanya ada satu gerai di Cihampelas, Bandung, itu karena kita anggap sudah tidak efisien, dan kurang menguntungkan lagi," jelasnya.

Ke depan, Perseroan akan membawa fokus bisnis Lawson di Jabodetabek. Hal ini dilakukan supaya pengiriman barang tidak terlalu mahal.

"Kita ada strategi ke depan, Lawson kita fokuskan hanya tumbuh di Jabodetabek. Delivery-nya dari Jakarta, makanya cost-nya mahal (kalau ke Bandung), selain pasarnya kan di sana sedikit. Jadi kita pindahkan di Jabodetabek fokusnya," ujarnya.

Beberapa gerai Lawson di Jakarta juga ada yang tutup, tapi dibuka lagi di tempat lain. Perseroan menilai ini hanya langkah relokasi.

"Angka gerai tetap. Memang di Jakarta ada yang tutup, tapi itu hanya relokasi gerai saja karena pertimbangan tertentu," tambahnya.

Saat ini kontribusi Lawson ke kinerja perusahaan hanya 3,8%. Sehingga tutupnya gerai di Bandung tidak memberi pengaruh yang signifikan. Kontribusi terbesar masih dari Alfamidi sebanyak 93,4% dan sisanya 2,8% dari Alfa Express.

(Angga Aliya/Wahyu Daniel)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads