Menutup perdagangan, Selasa (26/5/2015), IHSG menguat 32,539 poin (0,62%) ke level 5.329,901. Sementara Indeks LQ45 naik 6,834 poin (0,74%) ke level 927,753.
Bursa saham Wall Street, Amerika Serikat (AS) berakhir negatif pada perdagangan Selasa. Penurunan tersebut merupakan yang terendah dalam 3 pekan terakhir. Penyebabnya, kekhawatiran soal nasib ekonomi Yunani, dan soal ekspektasi kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed.
Indeks Dow Jones Industrian turun 190,48 poin (1,04%) ke 18.041,54. Indeks S&P 500 turun 21,86 poin (1,03%) ke 2.104,2. Sementara indeks Nasdaq turun 56,61 poin (1,11%) ke 5.032,75.
Hari ini IHSG diperkirakan bisa melemah terkena sentimen dari pasar global dan regional. Aksi ambil untung juga berpotensi muncul kembali.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun tipis 0,16 poin (0,01%) ke level 20.437,32.
- Indeks Straits Times melemah 30,31 poin (0,88%) ke level 3.429,67.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Bahana Securities
Pada perdagangan Selasa (26/5) IHSG naik 33 poin (+0,6%) ke level 5.320,90 dengan nilai transaksi di pasar reguler Rp 4,3 triliun, didorong sektor consumer di tengah antisipasi kenaikan harga kebutuhan primer menjelang bulan ramadan, serta rebound sektor infrastruktur menyikapi rencana pemerintah menurunkan tarif data interkoneksi.
Saham-saham yang menjadi pendorong bursa antara lain PGAS, SCMA, UNVR, CPIN dan TLKM, di mana asing tercatat melakukan net BUY Rp 167 miliar dengan saham-saham yang banyak dibeli asing antar lain SMRA, BBRI, UNTR, INDF dan TLKM.
Secara teknikal, indeks naik disertai volume dengan bullish engulfing candle dan kembali tutup di atas MA50. Stochastic flat sementara RSI dan MACD positif.
Hari ini (27/5) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat di kisaran 5.275-5.375, dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain BBRI, INDF, PGAS, SMRA, dan TLKM.
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik ke 5.320,90, menguat sebesar +32,53 poin atau 0,62%. Indeks LQ-45 ditutup naik di 927,75, terapresiasi sebesar +6,83 poin atau 0,74%.
IHSG kembali ditutup di atas 5.300. Dalam intraday, IHSG mencapai level tertinggi di 5.347 namun gagal bertahan dan akhirnya ditutup di 5.320. Estimasi kami belum berubah, yaitu akan terkoreksi dalam area 5.150-5.200, selama IHSG belum melewati dan ditutup di 5.350.
Pergerakan IHSG hari ini kami estimasi masih akan bergerak bervariasi (mixed) dengan kecenderungan melemah.
Rupiah bergerak pada kisaran Rp 13.323-Rp 13.327/US$, dan ditutup pada level Rp 13.232/US$. Sedangkan Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 58,36/bbl.
Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 5.250-5.347.
(Angga Aliya/Angga Aliya)











































