Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG jatuh 24,664 poin (0,46%) ke level 5.296,237 terkena sentimen negatif dari pasar saham global dan regional.
Saham-saham pertambangan dan konstruksi jatuh paling dalam. Indeks sempat mendarat di posisi terendahnya hari ini di 5.277,415.
Pada penutupan perdagangan Sesi, Rabu (26/5/2015), IHSG anjlok 42,593 poin (0,80%) ke level 5.278,308. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 8,964 poin (0,97%) ke level 918,789.
Seluruh indeks sektoral kompak terkena koreksi. Rata-rata koreksinya cukup dalam, lebih dari satu persen.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 113.476 kali dengan volume 2,528 miliar lembar saham senilai Rp 2,214 triliun. Sebanyak 67 saham naik, 187 turun, dan 86 saham stagnan.
Bursa-bursa regional siang hari ini bergerak variatif, sebagian ada yang bisa melemah. Bursa saham China dan Jepang bertahan di zona hijau.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 55,29 poin (0,27%) ke level 20.492,77.
- Indeks Hang Seng melemah 162,18 poin (0,57%) ke level 28.087,68.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 7,89 poin (0,16%) ke level 4.918,79.
- Indeks Straits Times anjlok 37,92 poin (1,10%) ke level 3.422,06.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.225 ke Rp 44.500, United Tractor (UNTR) turun Rp 475 ke Rp 22.150, Duta Pertiwi (DUTI) turun Rp 400 ke Rp 6.075, dan Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp 400 ke Rp 25.500.
(Angga Aliya/Wahyu Daniel)











































