Presiden Direktur Lippo Insurance, Agus Benjamin, mengatakan dividen ini setara 21% dari laba bersih sepanjang 2014 lalu sebesar Rp 127,87 miliar.
Laba bersih ini meningkat 58% dibanding tahun sebelumnya Rp 80,91 miliar. Sementara premi perseroan juga naik 27,24% menjadi Rp 1,006 triliun dari tahun sebelumnya yang senilai Rp 790,2 miliar.
"Pencapaian itu terbilang sukses mengingat rata-rata industri asuransi umum hanya mencetak pertumbuhan 17,9% berdasarkan data yang dikeluarkan AAUI (Asosiasi Asuransi Umum Indonesia)," kata Agus di sela-sela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (27/5/2015).
Agus mengungkapkan, pertumbuhan premi terbesar Lippo Insurance ditunjang pertumbuhan bisnis asuransi kesehatan. "Sisanya dari asuransi kebakaran, kendaraan bermotor, dan pengangkutan," terangnya.
Lippo Insurance, sambung Agus, menargetkan perolehan premi sebesar Rp 1,16 triliun hingga akhir tahun 2015. "Kita tetap optimistis, meski saya akui kondisi ekonomi sedang sulit," katanya.
Sementara untuk pencapaian kuartal I, perusahaan asuransi umum itu mengumpulkan premi Rp 376 miliar dengan laba sebelum pajak Rp 29 miliar.
"Naik 173% dari tahun lalu di periode yang sama yang nilainya Rp 10,6 miliar. Tapi patokan kita sebenarnya ada di kinerja kuartal kedua, ini belum bisa jadi patokan," jelasnya.
(Angga Aliya/Angga Aliya)











































