Laba Bersih Bank NISP Rp 288,1 Miliar pada 2004
Kamis, 17 Feb 2005 17:54 WIB
Jakarta - Sejalan dengan proses masuknya OCBC Singapore sebagai pemegang saham mayoritas, kinerja Bank NISP terus menguat dalam periode 2004. Hal ini terlihat nyata dalam kenaikan laba bersih sebesar 63 persen selama tahun 2004, dimana per 31 Desember 2004 laba bersih Bank NISP mencapai Rp 288,1 miliar.Demikian siaran pers Bank NISP yang diterima detikcom di Jakarta, Kamis (17/2/2005).Pada periode yang sama tahun sebelumnya, laba bersih tercatat Rp 176,7 miliar. Disamping itu, pendapatan bunga bersih meningkat dari Rp 449 miliar per 31 Desember 2003 menjadi Rp 642 miliar per 31 Desember 2004, atau naik 43 persen. Pendapatan non-bunga juga mengalami pertumbuhan 25 persen, dengan posisi akhir tahun 2004 Rp 162 miliar dibandingkan dengan Rp 129 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba dan pendapatan ini dibarengi juga oleh pertumbuhan total aktiva sebesar 16 persen dalam kurun waktusatu tahun. Per 31 Desember 2004 total aktiva tercatat Rp 17,9 triliun. Sementara itu, total kredit (gross) yang disalurkan per akhir tahun 2004 mencapai Rp 10 triliun atau tumbuh 6 persen dari periode tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 9,5 triliun. NISP juga menjaga kualitas kredit antara lain dengan diversifikasi sektor usaha, besaran pinjaman, valuta, jangka waktu dan suku bunga. Dari jenis penggunaannya, kredit yang disalurkan untuk modal kerja sebanyak 53,1 persen, investasi 17,8 persen, dan konsumsi 29,1 persen. Penyaluran kredit terbesar berada pada sektor perindustrian sebesar 28,6 persen, kemudian perdagangan 17,6 persen, jasa 19,8 persen dan konsumsi 29,1 persen. Selain menjalankan diversifikasi kredit, NISP mempertahankan kualitas angka NPL yang rendah, yaitu hanya 1,01 persen per 31 Desember 2004.
(mar/)










































