'Terbang' Ketinggian, Pasar Saham China Terjun Bebas Hingga 6%

'Terbang' Ketinggian, Pasar Saham China Terjun Bebas Hingga 6%

Angga Aliya - detikFinance
Jumat, 29 Mei 2015 13:56 WIB
Terbang Ketinggian, Pasar Saham China Terjun Bebas Hingga 6%
Foto: Reuters
Shanghai - Pasar saham China kemarin mengalami koreksi harian terbesarnya sejak krisis ekonomi 2008. Penyebabnya kali ini bukan karena krisis, tapi gara-gara 'terbang' terlalu tinggi.

Indeks Komposit Shanghai dan Shenzen sudah melaju kencang sejak awal tahun ini, masing-masing naik hingga 51% dan 104% dari awal Januari sampai dua hari lalu.

Jika dilihat dalam satu tahun terakhir, Indeks Komposit Shanghai juga sudah melonja hingga 134%. Jika dibandingkan indeks saham di negara lain, dua indeks acuan tersebut sudah melambung sangat tinggi.

Lonjakan ini dipicu oleh aturan baru hasil kerjasama antara otoritas bursa China dan Hong Kong. Jalur perdagangan kedua bursa itu digabung sehingga investor bisa jual-beli dengan bebas di salah satu pasar.

Nah, pada perdagangan Kamis kemarin akhirnya penguatan itu harus terhenti. Posisi dua indeks acuan yang sudah telampau tinggi itu akhirnya dimanfaatkan investor untuk profit taking (ambil untung).

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/5/2015), Indeks Komposit Shanghai anjlok 6,5% sedangkan Indeks Komposit Shenzen jatuh 5,5%.

Bursa Saham Hong Kong yang juga sempat naik, meski tidak setinggi China, sama-sama terkena koreksi. Koreksinya tidak terlalu dalam, hanya 2,2%

Analis dari Macquarie, Matthew Smith, mengatakan pemicu lain terjadinya aksi jual itu adalah langkah perusahaan investasi pemerintah, Central Huijin Holdings, melepas sebagian saham ICBC and China Construction Bank ke pasar dari portofolionya.

"Jumlah yang dijual lagi ke pasar tidak besar, tapi imbasnya cukup terasa," katanya seperti dikutip Reuters.

Menurutnya, pemerintah China merasa situasi pasar sudah terlalu panas sehingga perlu sedikit diredam sebelumnya terjadi kehebohan dan jual panik.

"Sepertinya mereka ingin mendinginkan pasar dan berhasil, setidaknya sampai saat ini," ujarnya.

Pada perdagangan hari ini, Indeks Komposit Shanghai masih turun 0,99% sedangkan Indeks Komposit Shenzen sudah rebound 0,34%.

(Angga Aliya/Wahyu Daniel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads