IHSG Diprediksi Bergerak Lesu

Rekomendasi Saham

IHSG Diprediksi Bergerak Lesu

Angga Aliya - detikFinance
Rabu, 03 Jun 2015 08:54 WIB
IHSG Diprediksi Bergerak Lesu
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan jelang Hari Raya Waisak dengan menipis 2 poin di awal pekan. Bursa Efek Indonesia (BEI) satu-satunya pasar saham Asia yang melemah.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (1/6/2015), IHSG turun tipis 2,563 poin (0,05%) ke level 5.213,816. Sementara Indeks LQ45 naik tipis 0,642 poin (0,07%) ke level 904,775.

Semalam Wall Street terkena koreksi setelah ada lonjakan di bunga obligasi Amerika Serikat (AS). Saham-saham emiten pembagi dividen ditinggal investor demi bunga yang lebih tinggi.

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 28,43 poin (0,16%) ke level 18.011,94, Indeks S&P 500 menipis 2,13 poin (0,1%) ke level 2.109,6 dan Indeks Komposit Nasdaq turun 6,40 poin (0,13%) ke level to 5.076,52.

Hari ini IHSG diperkirakan masih akan bergerak di zona merah. Minimnya sentimen negatif membuat investor bakal melepas saham lagi.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 91,93 poin (0,45%) ke level 20.451,26.
  • Indeks Straits Times naik 3,65 poin (0,11%) ke level 3.344,40.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin 1 Juni 2015 ditutup melemah 0,05% pada level 5213. Lima dari sepuluh sektor melemah dengan kontribusi pelemahan terbesar pada sektor keuangan. Investor asing net sell Rp24,7 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Senin ditutup menguat ditopang oleh mayoritas data ekonomi AS yang membaik. Data personal income bulan April naik 0,4%, lebih baik dari estimasi 0,3%. Namun personal spending stagnan, lebih rendah dari perkiraan yang tumbuh 0,2%. Indeks ISM manufaktur bulan Mei naik pada level 52,8 dari 51,5, serta lebih baik dari estimasi 51,9. Construction spending bulan April naik 2,2%, lebih baik dari estimasi 0,8%. Sedangkan indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Selasa ditutup melemah akibat data ekonomi AS yang tidak sesuai perkiraan. Saham energi dan komoditas menguat seiring dengan melemahnya dollar AS. Pasar juga mencermati perkembangan dari Yunani. ECB dan IMF sepakat untuk meningkatkan negosiasi secara intensif dengan Yunani untuk menghindari negara itu mengalami gagal bayar. Pemerintah Yunani menyusun draft perjanjian untuk mengatasi negosiasi yang mengalami jalan buntu. Utang Yunani terhadap IMF akan jatuh tempo pada Jumat ini. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5199 - 5254. Rekomendasi: BBCA, SMGR, PGAS, INDF, KLBF, JSMR, BBRI.

Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di 5.213,81 turun -2,56 poin atau -0,05%. Indeks LQ-45 ditutup di 904,77 naik +0,64poin atau +0,07%.

IHSG kembali bergerak dengan volume dibawah rata-rata, dimana secara intraday sempat berada dibawah 5.200 dengan menyentuh tingkat terendahnya di 5.183.

Hari ini IHSG kami estimasi akan bergerak bervariasi (mix) dan masih akan menguji support 5.200

Rupiah bergerak pada kisaran 13.205 – 13.257 dan ditutup pada level 13.210. Sedangkan Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 60,90 /bbl.

Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 5.183 – 5.250

(Angga Aliya/Angga Aliya)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads