Pembagian dividen yang nilainya lebih dari separuh laba bersih ini diputuskan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilakukan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading pada Kamis (4/6/2015).
Presiden Direktur Mitra Keluarga Group Rustian Oen mengatakan, perusahaan tahun lalu sudah membukukan laba Rp 533 miliar.
"Sesuai komiten perseroan untuk meningkatkan imbal hasil investasi pemegang saham, serta didukung arus kas perusahaan yang sedang kuat," kata Rustian.
Rustian mengatakan, dana yang dikeluarkan untuk pembagian dividen tunai ini cukup besar, namun tidak akan mengganggu rencana pemilik 11 rumah ini melakukan ekspansi penambahan rumah sakit baru maupun penambahan kapasitas tempat tidur.
"Dana hasil IPO kami di akhir Maret lalu kami nilai sudah cukup untuk membiayai ekspansi dalam 5 tahun ke depan. Sehingga besaran dividen ini tidak cukup signifikan pada kelancaran operasi kami dari segi pemenuhan modal kerja dan perluasan usaha perusahaan," jelasnya.
Operator rumah sakit ini tahun lalu membukukan penjualan Rp 1,94 triliun. Peningkatan penjualan ini, sambungnya, ditopang pertumbuhan jumlah pasien dan pembukaan satu rumah sakit baruu di Kenjeran, Surabaya.
"Per 31 Desember 2014, Perseroan memiliki kapasitas sebanyak 1.953 tempat tidur, dan melayani sebanyak 1.73 juta pasien selama tahun lalu. Ini didukung 983 dokter umum dan spesialis, 2.768 perawat, dan lebih dari 1000 tenaga medis lainya," terang Rustiyan.
(ang/ang)











































