Investor cemas, karena waktu kenaikan suku bunga acuan menjadi tidak pasti. Data penguatan tenaga kerja di Mei yang dirilis Jumat lalu menimbulkan spekulasi, kenaikan suku bunga acuan bakal naik lebih cepat.
"Data tenaga kerja Mei menjadi petunjuk bahwa bunga akan naik. Pasar belum meyakini pemikiran itu," kata Analis, Frank Davis dilansir dari Reuters, Senin (9/6/2015).
Pada perdagangan Senin, indeks Dow Jones turun 82,91 poin (0,46%) ke 17.766,55. Indeks S&P 500 turun 13,55 poin (0,65%) ke 2.079,28. Sementara indeks Nasdaq turun 46,83 poin (0,92%) ke 5.021,63.
Ada sekitar 5,5 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah transaksi rata-rata harian sebanyak 6,1 miliar lembar.
(dnl/dnl)











































