Menutup perdagangan awal pekan, Senin (8/6/2015), IHSG anjlok 85,580 poin (1,68%) ke level 5.014,992. Sementara Indeks LQ45 jatuh 17,795 poin (2,02%) ke level 863,432.
Semalam Wall Street berakhir negatif pada perdagangan Senin. Ini karena investor khawatir soal kondisi penyelesaian utang di Yunani, dan belum jelasnya prospek kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral AS, yaitu Federal Reserve (The Fed).
Pada perdagangan Senin, indeks Dow Jones turun 82,91 poin (0,46%) ke 17.766,55. Indeks S&P 500 turun 13,55 poin (0,65%) ke 2.079,28. Sementara indeks Nasdaq turun 46,83 poin (0,92%) ke 5.021,63.
Ada sekitar 5,5 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di bawah transaksi rata-rata harian sebanyak 6,1 miliar lembar.
Hari ini IHSG diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan. Koreksi yang diderita IHSG bisa membawanya kembali ke 4.900.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 135,21 poin (0,66%) ke level 20.321,98.
- Indeks Straits Times menipis 3,34 poin (0,10%) ke level 3.316,99.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun signifikan di 5.014,99, turun -85,58 poin atau sebesar 1,68%. Indeks LQ-45 di tutup di 863,43 turun -17,79 poin atau β2,02%.
IHSG sudah ditutup di bawah 5.050, namun masih berada di atas 5.000. Dalam beberapa hari ke depan IHSG akan menguji support psikologis 5.000, jika level 5.000 berhasil ditembus, maka support selanjutnya berada pada kisaran 4.880.
Dari sisi psikologis, sejauh ini kami melihat volume perdagangan yang turun di bawah rata-rata dari minggu lalu yang mengindikasikan berkurangnya minat pada pasar saham. Sampai dengan saat ini kami masih merekomendasikan untuk tidak terlalu agresif atau mengurangi eksposure terhadap pasar saham.
Rupiah bergerak pada kisaran Rp 13.344-Rp 13.358/US$ dan ditutup pada level Rp 13.354/US$. Sedangkan Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 58,29/bbl.
Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 4.990β5.076.
Kiwoom Securities
Relatif turunnya Dow Jones dan banyak bursa dunia, serta pelemahan rupiah dapat menjadi sentimen negatif. IHSG melemah cukup dalam dengan menembus level terendah sebelumnya kemarin.
Adanya level psikologis 5.000 dan tren oversold berpotensi menahan pelemahan atau sebaliknya. Maka, kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung melemah hari ini.
(ang/ang)











































