Bos BEI Minta Pemerintah Jual Saham PTPN ke Pasar Modal

Bos BEI Minta Pemerintah Jual Saham PTPN ke Pasar Modal

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2015 12:41 WIB
Bos BEI Minta Pemerintah Jual Saham PTPN ke Pasar Modal
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong perusahaan-perusahaan perkebunan untuk bisa melantai di bursa saham melalui Initial Public Offering (IPO). Pasalnya, kapitalisasi pasar saham di sektor agrikultur masih minim hanya 3% dari total kapitalisasi saham di BEI.

Direktur Utama BEI Ito Warsito meminta kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendorong perusahaan-perusahaan perkebunan miliknya melantai di bursa saham.

"Saya bingung Pak Zam punya 15 perusahaan tapi belum satu pun yang di go public-kan," kata dia saat acara Seminar IAS 41: Agriculture Peluang dan Tantangan, di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Ito menyebutkan, saat ini total emiten agrikultur di pasar modal masih sangat minim hanya 21 perusahaan dari total sekitar 501 emiten. Saham yang beredar mencapai 1.400 miliar saham yang nilainya mencapai Rp 47,5 triliun.

Selain kapitalisasi pasar yang masih minim hanya 3%, Ito juga menyebutkan, secara entitas juga masih minim hanya 4,2%.

"Kalau 15 BUMN perkebunan dicatatkan di BEI, angka yang 3% ini bisa naik," terang dia.

Lebih jauh Ito menjelaskan, dari kapitalisasi pasar sebesar 3% tersebut, sebesar 63% dikuasai 5 emiten saja.

"Jadi hanya dikuasai perusahaan-perusahaan besar," katanya.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Industri Strategis BUMN Muhamad Zamkhani mengungkapkan, wacana menjadikan perusahaan perkebunan untuk bisa melantai di bursa saham memang sudah cukup lama. Namun, tidak mudah untuk bisa merealisasikannya.

"Kita sudah sangat ingin, tapi kalau izin Menteri BUMN doang belum bisa bertengger tapi harus proses panjang," ucap dia.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads