"Kemarin itu pas dolar AS Rp 13.400 melonjak, ada kenaikan kalau dilihat dari antrean yang panjang," kata Marketing PT Ayu Masagung Sarbini kepada detikFinance di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2015).
Sementara hari ini, kata Sarbini, antrean dan jumlah pengunjung tampak normal. Pasalnya, kurs dolar AS juga hari ini melemah terhadap rupiah.
"Masih normal mas, kebetulan sore ini (kurs dolar AS) turun, tadi siang jam 12.00 masih Rp 13.390 kita jual. Sepertinya orang masih tahan dulu. Sekarang kita jual Rp 13.350, kalau kurs beli Rp 13.275," katanya.
Selain jumlah pengunjung yang masih normal, nilai transaksinya juga tidak begitu tinggi. Namun sayangnya, Sarbini enggan membeberkan nilai transaksi penukaran uang di money changer yang terletak Jalan Kwitang, Senen ini.
"Nilainya saya nggak pegang Mas, jumlah pengunjungnya juga saya tidak tahu. Yang pasti naik pesat pas kemarin. Kalau hari ini normal, apalagi tadi siang (dolar AS) turun, ujar Sarbini.
Selain itu, kata Sarbini, selama naik turunnya dolar terhadap rupiah dalam seminggu terakhir, belum ada orang yang menukarkan dolarnya dalam jumlah besar di atas Rp 1 miliar.
"Enggak besar, rata-rata penukaran masih kecil, kalau besar kita juga minta identitas. Memang belum ada, di kita tidak ada yang spekulan," tegasnya.
(ang/dnl)











































