Pemodal asing secara konsisten mencatatkan penjualan bersih sejak perdagangan Maret lalu. Selama Maret, ada Rp 5,4 triliun dana asing yang mengalir ke luar lantai bursa.
Aksi investor asing ini terus berlanjut sampai perdagangan kemarin, sehingga totalnya ada Rp 20,38 triliun yang hengkang dari Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun ini.
"Keluarnya dana global dari aset berisiko merupakan fenomena global market mengantisipasi kenaikan tingkat bunga The Fed," kata Analis First Asia Capital, David Sutyanto, dalam risetnya, Rabu (10/6/2015).
Meski sudah cukup banyak dana asing yang 'kabur' dari BEI, tapi sampai perdagangan kemarin masih tersisa Rp 5,194 triliun. Jumlah ini sangat minim, jika dibandingkan dana asing yang masuk pasar modal Indonesia pada 2014 yang mencapai sekitar Rp 40 triliun.
Hari ini IHSG sudah mulai bangkit dan mampu bergerak di zona hijau dengan penguatan hinngga 50 poin. Namun Indeks masih belum mampu balik ke level 5.000.
(ang/dnl)











































