Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis di posisi Rp 13.306 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.300 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 20,355 poin (0,41%) ke level 4.920,237. Indeks LQ45 tumbuh 5,144 poin (0,61%) ke level 843,891.
Sektor agrikultur, industri dasar, barang konsumer, konstruksi, dan infrastruktur mengalami kenaikan.
Posisi tertinggi yang sempat disinggahi Indeks hari ini di level 4.974,025.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (10/6/2015), IHSG ditutup naik 33,675 poin (0,69%) ke level 4.933,557. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 7,934 poin (0,95%) ke level 846,681.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 239.800 kali dengan volume 5,082 miliar lembar saham senilai Rp 5,077 triliun. Sebanyak 175 saham naik, 119 turun, dan 80 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih banyak yang bergerak di zona negatif. Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 49,94 poin (0,25%) ke level 20.046,36
- Indeks Hang Seng jatuh 301,88 poin (1,12%) ke level 26.687,64.
- Indeks Komposit Shanghai turun 7,5 poin (0,15%) ke level 5.106,04.
- Indeks Straits Times naik 32,57 poin (0,99%) ke level 3.327,70.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Plaza Indonesia (PLIN) turun Rp 570 ke Rp 2.560, Indomobil (IMAS) turun Rp 400 ke Rp 3.500, Matahari Dept. Store (LPPF) turun Rp 400 ke Rp 16.400, dan Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 25.100.
(dnl/hen)











































