Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 13.310 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.306 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 37,635 poin (0,76%) ke level 4.971,192 didorong penguatan saham-saham unggulan. Indeks masih berusaha balik ke level 5.000.
Aksi beli langsung ramai sejak pembukaan perdagangan. Saham-saham unggulan jadi incaran investor.
Sayangnya aksi jual investor asing membuat Indeks jatuh ke zona merah setelah mencapai titik tertingginya hari ini di 4.979. Indeks langsung bergerak datar setelah jatuh.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG menipis 5,435 poin (0,11%) ke level 4.928,122. Penguatan IHSG harus berhenti setelah investor asing memutuskan untuk melepas saham.
Aksi jual asing kembali memaksa IHSG bergerak negatif. Investor domestik yang masih berburu saham tak mampu menahan Indeks bertahan di zona hijau.
Mengakhiri perdagangan, Kamis (11/6/2015), IHSG ditutup menipis 4,745 poin (0,10%) ke level 4.928,812. Sementara Indeks LQ45 ditutup berkurang 1,953 poin (0,23%) ke level 844,728.
Investor asing melepas saham-saham bank. Transksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 673,858 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 207.637 kali dengan volume 5,389 miliar lembar saham senilai Rp 4,805 triliun. Sebanyak 142 saham naik, 128 turun, dan 101 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia sore ini kompak menutup perdagangan dengan menguat. Bursa Jepang melonjak paling tinggi di antara bursa regional.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 melompat 336,61 poin (1,68%) ke level 20.382,97.
- Indeks Hang Seng naik 192,15 poin (0,72%) ke level 26.879,79.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 15,56 poin (0,30%) ke level 5.121,59.
- Indeks Straits Times tumbuh 25,71 poin (0,77%) ke level 3.351,48.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Matahari (LPPF) naik Rp 1.275 ke Rp 17.675, Mayora (MYOR) naik Rp 400 ke Rp 25.500, Multi Prima (LPIN) naik Rp 400 ke Rp 6.150, dan Indomobil (MASI) naik Rp 250 ke Rp 3.750.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 900 ke Rp 71.100, Unilever (UNVR) turun Rp 700 ke Rp 40.650, United Tractor (UNTR) turun Rp 650 ke Rp 20.350, dan Saratoga (SRTG) turun Rp 575 ke Rp 4.305.
(ang/dnl)











































