IHSG Berpotensi Positif

Rekomendasi Saham

IHSG Berpotensi Positif

Angga Aliya - detikFinance
Jumat, 12 Jun 2015 08:54 WIB
IHSG Berpotensi Positif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin turun 4 poin akibat tekanan jual dari investor asing. Bursa Efek Indonesia (BEI) ketinggal bursa-bursa Asia yang kompak menguat.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (11/6/2015), IHSG ditutup menipis 4,745 poin (0,10%) ke level 4.928,812. Sementara Indeks LQ45 ditutup berkurang 1,953 poin (0,23%) ke level 844,728.

Semalam Wall Street bergerak positif didorong naiknya data penjualan ritel, yang membuat saham konsumer dan kesehatan naik.

Indeks Dow Jones Industrial naik 38,97 poin (0,22%) ke 18.039,37. Indeks S&P 500 naik 3,66 poin (0,17%) ke 2.108,86. Sementara indeks Nasdaq naik 5,82 poin (0,11%) ke 5.082,51.

Hari ini IHSG diperkirakan bisa menguat didorong oleh sentimen positif dari bursa regional dan global. Investor asing diprediksi masih akan jual saham.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 12,23 poin (0,06%) ke level 20.395,20.
  • Indeks Straits Times menguat tipis 2,81 poin (0,08%) ke level 3.350,48.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di 4.928,81 turun -4,74 poin atau sebesar -0,10%. Indeks LQ-45 ditutup di 844,72 turun -1,95 poin atau -0,23%.

Pergerakan IHSG bervariasi dan cenderung datar menjelang sesi penutupan, di mana tekanan jual investor asing masih sangat kuat, khususnya di sektor keuangan, yaitu di emiten perbankan. Estimasi kami masih belum berubah, di mana IHSG masih akan terkonsolidasi di area 4.850-5.050

Pergerakan IHSG hari ini akan bervariasi (mix) dengan kecenderungan sideway.

Rupiah bergerak pada kisaran Rp 13.282-Rp 13.353/US$, dan ditutup pada level Rp 13.288/US$. Sedangkan Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 60,58/bbl.

Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 4.852-5.000.

Waterfront Securities
ndeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 11 Juni 2015 ditutup melemah 0,09% pada level 4928, akibat profit taking setelah sehari sebelumnya mengalami kenaikan cukup signifikan. Sektor keuangan mengalami pelemahan terbesar. Investor asing net sell Rp673,9 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat dipicu oleh data penjualan ritel dan tenaga kerja yang mendorong optimisme akan menguatnya ekonomi. Data penjualan ritel bulan Mei mengalami kenaikan sebesar 1,2%, setelah bulan sebelumnya tumbuh 0,2%. Kenaikan penjualan ini terutama berasal dari otomotif dan barang lainnya. Sedangkan data initial claims masih bertahan di bawah level 300 ribu selama 14 pekan berturut-turut yang mengindikasikan kuatnya pasar tenaga kerja.juga mencermati perkembangan negosiasi utang Yunani. IMF menyatakan tim negosiasinya meninggalkan Brussels setelah gagal mencapai kesepakatan mengenai negosiasi utang Yunani. Presiden UE menyatakan PM Yunani agar segera memutuskan apakah menerima sy arat untuk menerima bantuan keuangan. Sebelumnya PM Yunani berjanji untuk segera melakukan langkah pembentukan paket reformasi dan anggaran sebelum dana bantuan kadaluarsa pada akhir bulan ini. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 4852 - 4979. Rekomendasi: ASII, PGAS, JSMR, BBCA, TLKM, KLBF, SMRA, BBTN.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads