Orang Kaya No. 46 RI Ini Berani Jual Saham Saat Bursa Jeblok

Pencatatan Saham Perdana

Orang Kaya No. 46 RI Ini Berani Jual Saham Saat Bursa Jeblok

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Jumat, 12 Jun 2015 10:44 WIB
Orang Kaya No. 46 RI Ini Berani Jual Saham Saat Bursa Jeblok
Salah satu orang terkaya RI dan pengusaha nasional The Ning King (Foto; Dewi/detikFinance)
Jakarta - Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang anjlok dalam satu pekan terakhir ini. Aksi tarik dana investor asing di lantai bursa membuat IHSG jatuh hingga ke level 4.800.

Padahal, pada April lalu IHSG sudah menyentuh rekor tertingginya sepanjang masa di atas 5.500. Melambatnya perekonomian Indonesia ditambah kinerja emiten yang meleset dari target jadi faktor pendorong aksi jual asing.

Meski demikian, salah satu orang terkaya di Indonesia The Ning King, hari ini melepas saham salah satu perusahaan propertinya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP).

Mengapa The berani menjual saham perusahaannya di pasar modal meski situasi pasar sedang kurang kondusif?

"Sesuai dengan negara punya perkembangan zaman. Optimis. Sekarang justru Tiongkok lagi mendorong, mereka mau bikin logistik di negara kita, jepang juga. Kita kan perusahaan properti logistik," kata The yang ditemui usai pencatatan saham perdana di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2015).

Pagi tadi saham perdana MMLP dibuka naik ke posisi Rp 725 per saham dari penawaran harga saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 585 per saham, naik 23%.

Perusahaan properti ini menawarkan sebanyak-banyaknya 1.714.285.000 saham biasa dengan nilai nominal Rp 100 per saham, yang mewakili sebesar-besarnya 30% dari modal ditempatkan dan disetor. Sehingga perseroan meraup dana hasil IPO sebesar Rp 1 triliun.

Saat ini 99% saham MMP dipegang oleh PT Mega Mandiri Properti, dan 1% sisanya dimiliki Hungkang Sutedja. Hungkang merupakan anak kedua The.

The merupakan pendiri Grup Argo Manunggal yang salah satu perusahaan besarnya adalah pengembang properti, PT Alam Sutera Realty (ASRI). Berdasarkan data Forbes, The punya harta US$ 650 juta (Rp 8,45 triliun), masuk urutan 46 terkaya di Indonesia.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads