IHSG Naik Tipis 10 Poin, Tersendat Aksi Jual Investor Asing

Sesi I

IHSG Naik Tipis 10 Poin, Tersendat Aksi Jual Investor Asing

Angga Aliya - detikFinance
Jumat, 12 Jun 2015 11:44 WIB
IHSG Naik Tipis 10 Poin, Tersendat Aksi Jual Investor Asing
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya mampu naik tipis dan bergerak datar sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Laju penguatan IHSG tersendat aksi jual investor asing.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 5,067 poin (0,10%) ke level 4.933,879 setelah dapat sentimen positif dari pasar saham regional dan global. Investor domestik berburu saham-saham murah.

Indeks bergerak datar dalam rentang yang tipis. Aksi jual investor asing menghambat penguatan IHSG.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (12/6/2015), IHSG menguat 10,080 poin (0,20%) ke level 4.938,892. Sementara Indeks LQ45 naik 2,432 poin (0,29%) ke level 847,160.

Penguatan Indeks kali ini ditopang oleh saham-saham konsumer yang diborong investor domestik. Investor asing masih lepas saham-saham unggulan.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 90.998 kali dengan volume 2,436 miliar lembar saham senilai Rp 2,343 triliun. Sebanyak 114 saham naik, 113 turun, dan 84 saham stagnan.

Bursa-bursa regional rata-rata masih positif hingga siang hari ini, hanya bursa Jepang yang melemah tipis. Optimisme penyelesaian utang Yunani memberi sentimen positif.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menipis 3,97 poin (0,02%) ke level 20.379,00.
  • Indeks Hang Seng menguat 176,49 poin (0,66%) ke level 27.084,34.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 22,45 poin (0,44%) ke level 5.144,04.
  • Indeks Straits Times bertambah 2,66 poin (0,08%) ke level 3.350,33.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Unilever (UNVR) naik Rp 825 ke Rp 41.475, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 650 ke Rp 43.825, Mayora (MYOR) naik Rp 600 ke Rp 26.100, dan Indocement (INTP) naik Rp 550 ke Rp 21.325.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 525 ke Rp 23.200, Duta Pertiwi (DUTI) turun Rp 425 ke Rp 6.175, Matahari (LPPF) turun Rp 225 ke Rp 17.450, dan Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp 225 ke Rp 23.950.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads