Sehingga sampai saat ini belum ditentukan apakah lamaran dari perusahaan milik Sandiaga Uno dan Michael Soeryadjaya itu akan diterima atau tidak oleh perusahaan milik taipan Peter Sondakh tersebut.
"Untuk akuisisi Taksi Express masih tahap due diligent (uji tuntas) dari Saratoga. Akhir Juni keputusannya. Setelah itu nego harga baru lepas," kata Managing Director Rajawali Corpora, Darjoto Setyawan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2015).
Rajawali Group, kata Darjoto, masih menunggu hasil due diligent dari pihak Saratoga. Bila hasil due diligent menarik bagi Rajawali maka 51% saham bakal dilepas ke tangan Saratoga. Bila tidak, Rajawali bisa mencari mitra lain.
"Harga minta berapa? Itu rahasia dapur. Saratoga diberi kesempatan due diligent. Ini kayak pacaran, kalau nggak cocok ya diputusin dan cari lain," sebutnya.
(feb/ang)










































