Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 13.322 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu Rp 13.310 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 10,602 poin (0,21%) ke level 4.925,215. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 2,703 poin (0,32%) ke level 843,355.
Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (15/6/2015), IHSG dibuka terpangkas 14,241 poin (0,29%) ke level 4.921,576. Indeks LQ45 dibuka terkoreksi 3,887 poin (0,46%) ke level 842,171.
Tak satu pun indeks sektoral yang mampu menguat. Koreksi terdalam dialami saham-saham di sektor agrikultur.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG berkurang 18,557 poin (0,38%) ke level 4.917,260. Sementara Indeks LQ45 mundur 4,309 poin (0,51%) ke level 841,953.
Akhir pekan lalu IHSG menutup perdagangan dengan datar, hanya naik tipis 7 poin. Maraknya aksi jual asing membuat penguatan IHSG terhambat.
Wall Street bergerak negatif pada perdagangan akhir pekan. Penyebabnya pembicaraan utang Yunani yang masih buntu dan rencana Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang akan menaikkan suku bunga.
Bursa-bursa di Asia pagi ini kompak melemah terkena sentimen negatifnya Wall Street akhir pekan lau. Meski demikian koreksinya rata-rata tidak terlalu dalam.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 70,41 poin (0,35%) ke level 20.336,67.
- Indeks Hang Seng berkurang 255,66 poin (0,94%) ke level 27.024,88.
- Indeks Komposit Shanghai terpangkas 17,47 poin (0,34%) ke level 5.148,88.
- Indeks Straits Times melemah 21,85 poin (0,65%) ke level 3.332,00.











































