Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (15/6/2015), IHSG ditutup terjun 98,023 poin (1,99%) ke level 4.837,794. Sementara Indeks LQ45 ditutup menukik 20,941 poin (2,48%) ke level 825,117.
Semalam Wall Street melemah di awal pekan. Investor mengkhawatirkan masalah penyelesaian utang antara Yunani dengan krediturnya, yang tak kunjung menemui titik temu.
Indeks saham Dow Jones Industrial turun 107,67 poin (0,6%) ke 17.791,17. Indeks S&P 500 turun 9,68 poin (0,46%) ke 2.084,43. Sementara indeks Nasdaq turun 21,13 poin (0,42%) ke 5.029,97.
Hari ini IHSG diprediksi masih akan terkena koreksi. Sentimen negatif masih menyelimuti pergerakan pasar saham hari ini.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 115,15 poin (0,56%) ke level 20.272,64.
- Indeks Straits Times turun 17,53 poin (0,53%) ke level 3.305,60.
Rekomendasi untuk perdagangan hari ini:
Bahana Securities
Pada perdagangan Senin (15/6) IHSG turun 98 poin (-2,0%) ke level 4.837,79 dengan nilai transaksi di pasar reguler Rp 2,8 triliun, terbawa sektor properti serta agri.
Saham-saham yang menjadi pemberat bursa antara lain KLBF, ICBP, BMRI, BBNI, dan CPIN, di mana asing tercatat melakukan net buy Rp 83,7 miliar dengan saham-saham yang banyak dibeli asing antara lain MIKA, BBRI, BBKP, BBCA, dan PGAS.
Secara teknikal, indeks turun dengan full body candle dan make new low, meski volume rendah dan mencoba tutup gap bawah. Stochastic deathcross sementara RSI dan MACD negatif.
Hari ini (16/6) IHSG diperkirakan akan mixed cenderung melemah, di kisaran 4.820-4.900, dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain MBSS, MIKA, ADRO, CTRA, dan PTPP.
Rupiah Jumat (15/6) ditutup di level 13.336 dan hari ini (16/6) diperkirakan akan bergerak di kisaran 13.300-13.388 dengan kecenderungan menguat.
Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup kembali turun signifikan di 4.837,79, atau turun -98,02 poin (-1,99%). Indeks LQ-45 ditutup turun signifikan di 825,117, atau turun -20,94 poin (-2,48%).
IHSG kembali ditutup di tingkat terendah (lowest) dalam intraday dan membuat new low. Area konsolidasi yang kami estimasi sebelumnya di kisaran weekly support 4.850 dan weekly resistance 5.000 telah dilewati.
Posisi IHSG sekarang, sama dengan posisi IHSG Juni 2014. Berdasarkan perhitungan kami, di mana support IHSG dengan menggunakan fibonacci projection 4.880 telah ditembus. Maka fibonacci projection selanjutnya berdasarkan estimasi kami adalah, di kisaran 4.600, yaitu di fibonacci projection 161.8%.
Rupiah ditutup pada level Rp 13.326/US$. Sedangkan Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 59,55/bbl.
Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 4.725-4.880.
(ang/ang)











































