Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,210 poin (0,04%) ke level 4.947,963 lanjutkan penguatan dengan kenaikan tipis. Investor asing masih terus melepas saham.
Setelah sempat naik ke titik tertingginya di 4.964,405 Indeks langsung melambat dan akhirnya stagnan. Investor domestik melepas saham unggulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang dua hari terakhir naik kini terkena aksi ambil untung. Seperti di saham-saham yang ada di sektor tambang, infrastruktur, finansial, dan aneka industri.
Perdagangan hari ini berjalan sangat sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 97.376 kali dengan volume 2,859 miliar lembar saham senilai Rp 1,841 triliun. Sebanyak 118 saham naik, 109 turun, dan 85 saham stagnan.
Bursa-bursa regional akhirnya jatuh ke zona merah dengan kompak siang ini. Pasar saham Jepang yang jatuh paling dalam.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 190,52 poin (0,94%) ke level 20.028,75.
- Indeks Hang Seng menipis 15,53 poin (0,06%) ke level 26.738,26.
- Indeks Komposit Shanghai berkurang 8,85 poin (0,18%) ke level 4.959,05.
- Indeks Straits Times turun 14,77 poin (0,44%) ke level 3.311,14.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Supreme Cable (SCCO) turun Rp 240 ke Rp 3.685, BCA (BBCA) turun Rp 225 ke Rp 13.500, Sorini Agro (SOBI) turun Rp 175 ke Rp 2.675, dan Indomobil (IMAS) turun Rp 140 ke Rp 3.510.
(ang/dnl)











































