PT Merdeka Cooper Gold Tbk (MDKA) menargetkan bisa mulai berproduksi pada kuartal IV-2016. Untuk merealisasikan hal tersebut, saat ini perusahaan tengah menyeleksi 3 perusahaan asal Australia untuk mengerjakan konstruksi fasilitas pertambangan milik perusahaan.
Demikian disampaikan sekretaris perusahaan Ellie Turjandi dalam paparan media di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (19/6/2015).
"Tender konstruksi, sudah dimulai, yang masuk tender 3 perusahaan engineering dari Australia. Kami sedang melakukan evaluasi mana yang sesuai dengan desain konstruksi yang kami inginkan yaitu paling baru dan ramah lingkungan dengan harga penawaran yang paling kompetitif," ujar Ellie pada kesempatan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mineral itu, teknologi yang paling maju itu yang terkenal memang australia. Jadi itu pertimbangan kita. Karena kita ingin dapat yang terbaik ya," jelas Ellie.
Ia menyebut, adapun 3 perusahaan yang ikut dalam tender konstruksi pembangunan fasilitas pertambangan milik MDKA ini adalah Como Engineering Australia, Contromation Australia dan FL Smith Antralia.
Perusahaan ini dikendalikan oleh Grup Saratoga milik keluarga Soeryadjaja dan Sandiaga Uno, Grup Provident Capital, dan pengusaha nasional Garibaldi Thohir yang dikenal sebagai bos Adaro dan baru-baru ini diangkat jadi komisaris BEI.
(dna/ang)










































