Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (19/6/2015), harga saham perusahaan yang dikendalikan Grup Saratoga milik keluarga Soeryadjaja dan Sandiaga Uno, Grup Provident Capital, dan pengusaha nasional Garibaldi Thohir ini berada di Rp 2.245, naik 12,25% dari harga penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) sebesar Rp 2.000 per lembar.
Sahamnya sempat mencapai titik tertinggi di Rp 2.530 per lembar, dengan posisi terendah di Rp 2.245 per lembar. Sebanyak 77.746 lot sahamnya diperdagangkan 1.223 kali senilai Rp 18,3 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini perusahaan tambang ini masih belum berproduksi dan mencatat rugi.
(ang/dnl)










































