Wall Street Masih 'Kinclong', Nasdaq Kembali Cetak Rekor

Wall Street Masih 'Kinclong', Nasdaq Kembali Cetak Rekor

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 24 Jun 2015 07:08 WIB
Wall Street Masih Kinclong, Nasdaq Kembali Cetak Rekor
Foto: Reuters
New York - Bursa Wall Street di Amerika Serikat (AS), kembali ditutup positif pada peradagangan Selasa. Indeks Nasdaq kembali mencetak rekor baru, meski investor masih memantau kondisi terkini penyelesaian utang di Yunani.

Perdagangan di Wall Street cukup sepi, dan volume transaksi di bawah rata-rata harian. Sementara saham-saham sektor energi naik, bersamaan dengan meningkatnya harga minyak dunia.

Namun, belum ada perkembangan signifikan soal penyelesaian utang di Yunani. Para investor saham berharap akan ada proposal baru yang diserahkan Yunani, untuk menghindari negara ini jatuh ke dalam krisis, karena gagal bayar utang (default).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yunani saat ini membutuhkan dana segar, untuk membayar utangnya kepada International Monetary Fund (IMF) sebanyak US$ 1,8 miliar, pada 30 Juni 2015. Negeara ini membutuhkan kucuran dana baru dari Uni Eropa untuk membayar utang tersebut. Namun Uni Eropa meminta sejumlah syarat penghematan anggaran, dan ini belum disepakati oleh pemerintah Yunani.

"Pasar berharap ada akhir yang bahagia dari Yunani. Namun investor juga waspada, situasi bisa berubah setiap saat. Yunani memang tidak banyak berpengaruh terhadap pasar di AS, namun punya dampak besar terhadap euro dan dolar. Masih belum jelas seberapa besar dampaknya terhadap pasar saham," kata Analis, Steve Sosnick, dilansir dari Reuters, Rabu (24/6/2015).

Indeks Dow Jones naik 24,29 poin (0,13%) ke 18.144,07. Indeks S&P 500 naik 1,35 poin (0,06%) ke 2.124,2. Indeks Nasdaq naik 6,12 poin (0,12%) dan ditutup dengan rekor baru di 5.160,1.

Ada sekitar 5,4 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di bawah rata-rata harian sebanyak 6.15 miliar lembar saham.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads