Perdagangan di Wall Street cukup sepi, dan volume transaksi di bawah rata-rata harian. Sementara saham-saham sektor energi naik, bersamaan dengan meningkatnya harga minyak dunia.
Namun, belum ada perkembangan signifikan soal penyelesaian utang di Yunani. Para investor saham berharap akan ada proposal baru yang diserahkan Yunani, untuk menghindari negara ini jatuh ke dalam krisis, karena gagal bayar utang (default).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasar berharap ada akhir yang bahagia dari Yunani. Namun investor juga waspada, situasi bisa berubah setiap saat. Yunani memang tidak banyak berpengaruh terhadap pasar di AS, namun punya dampak besar terhadap euro dan dolar. Masih belum jelas seberapa besar dampaknya terhadap pasar saham," kata Analis, Steve Sosnick, dilansir dari Reuters, Rabu (24/6/2015).
Indeks Dow Jones naik 24,29 poin (0,13%) ke 18.144,07. Indeks S&P 500 naik 1,35 poin (0,06%) ke 2.124,2. Indeks Nasdaq naik 6,12 poin (0,12%) dan ditutup dengan rekor baru di 5.160,1.
Ada sekitar 5,4 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di bawah rata-rata harian sebanyak 6.15 miliar lembar saham.
(dnl/dnl)











































