IHSG Bisa Menguat

Rekomendasi Saham

IHSG Bisa Menguat

Angga Aliya - detikFinance
Rabu, 24 Jun 2015 08:54 WIB
IHSG Bisa Menguat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin seharian bergerak fluktuatif tapi menutup perdagangan dengan negatif. Aksi jual saham di penghujung perdagangan membawa Indeks ke zona merah.

Menutup perdagangan, Selasa (23/6/2015), IHSG jatuh 21,604 poin (0,44%) ke level 4.937,648. Sementara Indeks LQ45 berkurang 5,295 poin (0,62%) ke level 846,545.

Semalam Wall Street kembali ditutup positif pada perdagangan Selasa. Indeks Nasdaq kembali mencetak rekor baru, meski investor masih memantau kondisi terkini penyelesaian utang di Yunani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks Dow Jones naik 24,29 poin (0,13%) ke 18.144,07. Indeks S&P 500 naik 1,35 poin (0,06%) ke 2.124,2. Indeks Nasdaq naik 6,12 poin (0,12%) dan ditutup dengan rekor baru di 5.160,1.

Hari ini IHSG diperkirakan akan menguat dibantu sentimen positif dari bursa global dan regional. Aksi jual asing diprediksi masih akan terjadi.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menguat 123,73 poin (0,59%) ke level 20.933,15.
  • Indeks Straits Times naik 6,06 poin (0,18%) ke level 3.345,84.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Bahana Securities
Pada perdagangan Selasa (23/6) IHSG turun 22 poin (-0,44%) ke level 4.937,65 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp 3,2 triliun terbawa sektor aneka industri ditengah kurang baiknya data penjualan otomotif serta sektor konsumsi menyusul ekspektasi pendapatan selama bulan puasa tahun ini akan lebih rendah dibandingkan tahun lalu.

Saham-saham yang menjadi pemberat bursa a.l. CPIN, UNVR, ASII, BBRI, dan SMGR di mana asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 109 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. BBRI, BHIT, UNVR, ASII, dan LPPF.

Secara teknikal, indeks turun disertai volume dan tutup dibawah MA5-nya. Stochastic, RSI, dan MACD flat.

Hari ini (24/6) IHSG diperkirakan akan mixed cenderung melemah di kisaran 4.925-5.000 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ASII, UNVR, BWPT, KIJA, dan META.

Rupiah Selasa (23/6) ditutup menguat di level 13.254 dan hari ini (24/6) diperkirakan akan bergerak di kisaran 13.182-13.306 dengan kecenderungan menguat.

Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa 23 Juni 2015 ditutup melemah 0,44% pada level 4937. Tujuh dari sepuluh sektor melemah. Sektor aneka industri menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net sell Rp113,9 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat karena optimisme Yunani akan segera mencapai kesepakatan dengan kreditornya. Setelah melakukan pertemuan pada Senin lalu, Yunani memiliki waktu 48 jam untuk membawa kesepakatan akhir dengan kreditornya. Para menteri keuangan area euro akan mengadakan pertemuan pada hari Rabu untuk mempersiapkan pertemuan para pemimpin Uni Eropa pada hari Kamis. Pasar juga mencermati data ekonomi untuk mencari indikasi apakah The Fed akan menaikkan suku bunganya pada pertemuan September mendatang. Salah seorang pejabat The Fed menyatakan bahwa terdapat kemungkinan sebesar 50% The Fed akan menaikkan suku bunganya pada September mendatang, seiring dengan membaiknya pasar tenaga kerja dan meningkatnya upah pekerja. Data pe njualan rumah baru pada bulan Mei mengalami peningkatan pada level tertinggi selama tujuh tahun terakhir. Data durable orders bulan Mei turun 1,8%, setelah bulan sebelumnya turun 1,5%. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan akan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 4899 - 4970. Rekomendasi: BBCA, BMRI, BBNI, BBRI, ADHI, ITMG, PTPP, INDF.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads