Menkeu Bambang Prediksi Ekonomi 2016 Masih Lesu, Dolar AS di Rp 13.400

Menkeu Bambang Prediksi Ekonomi 2016 Masih Lesu, Dolar AS di Rp 13.400

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Rabu, 24 Jun 2015 13:55 WIB
Menkeu Bambang Prediksi Ekonomi 2016 Masih Lesu, Dolar AS di Rp 13.400
Jakarta - Perekonomian Indonesia di tahun depan sepertinya belum akan pulih betul. Selain karena rencana kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed), kondisi perekonomian Yunani yang terancam bangkrut karena tak mampu membayar utang juga perlu diwaspadai.

"Ya ini lebih kepada masalah confidence market global ya. Jadi ya kita tentunya harus punya persiapan yang kuat. Jadi penguatan pada fundamental makro saja yang kita jaga. Tapi dampak dari Yunani sendiri itu pasti berimbas ke seluruh dunia, tidak hanya di beberapa negara," jelas Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, di Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Dia menjelaskan, kondisi perekonomian global tersebut berpotensi menekan laju rupiah. Pemerintah mengasumsikan gerak rupiah di tahun depan di posisi Rp 13.400.
Β 
"Itu kan range (rentang), nanti kita tentukan titiknya 14 Agustus. Ya, kita jaga pada nilai tukar, kita jaga pada fundamental makro tadi, paling penting, dari anggaran kita, dari defisit transaksi berjalan. Sejauh ini sih semuanya variable-variable semua itu dalam kondisi yang bagus, kecuali nilai tukar kita, kita upayakan supaya tidak volatile lagi," terang dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, perekonomian Indonesia di tahun depan juga tidak akan tumbuh agresif. Pemerintah mengasumsikan di angka 5,5-6%. Angka tersebut sudah mempertimbangkan dengan kondisi perekonomian terkini.
Β 
"Kita melihat kondisi terakhir. Kita coba ini saja, lebih realistis, melihat bahwa mungkin kondisi tahun depan tidak sebaik yang kita bayangkan," katanya.

(drk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads