Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 13.300 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.255 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 15,605 poin (0,43%) ke level 4.953,253 didorong sentimen positif dari bursa global dan regional. Saham-saham yang kemarin turun kini jadi incaran aksi beli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi, IHSG menguat 25,093 poin (0,51%) ke level 4.962,741 aksi beli selektif investor domestik. Saham konsumer dan konstruksi naik cukup tinggi.
Indeks berhasil menghindari teritori negatif dan menanjak sampai titik tertingginya hari ini di 4.973. Saham-saham unggulan diincar oleh investor lokal.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (23/6/2015), IHSG ditutup tumbuh 15,868 poin (0,32%) ke level 4.953,516. Sementara Indeks LQ45 ditutup bertambah 2,933 poin (0,35%) ke level 849,478.
Investor asing yang pagi tadi masih berburu saham sore ini malah melepas. Akhirnya transaksi asing sore ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 82,114 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 216.701 kali dengan volume 6,573 miliar lembar saham senilai Rp 5,17 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 118 turun, dan 100 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia mempertahankan momentum penguatan dan berakhir kompak di zona hijau. Indeks Nasdaq di Wall Street yang mencetak rekor semalam memberi sentimen positif.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 58,61 poin (0,28%) ke level 20.868,03.
- Indeks Hang Seng menguat 71,51 poin (0,26%) ke level 27.404,97.
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 113,66 poin (2,48%) ke level 4.690,15.
- Indeks Straits Times bertambah 16,38 poin (0,49%) ke level 3.356,16.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 45.300, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 515 ke Rp 3.035, BRI (BBRI) turun Rp 500 ke Rp 10.300, dan Matahari (LPPF) turun Rp 425 ke Rp 16.975.
(ang/dnl)











































