IHSG Tertekan Sentimen Negatif Bursa Global

Rekomendasi Saham

IHSG Tertekan Sentimen Negatif Bursa Global

Angga Aliya - detikFinance
Kamis, 25 Jun 2015 08:55 WIB
IHSG Tertekan Sentimen Negatif Bursa Global
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin naik 15 poin atas aksi beli selektif investor domestik. Sentimen positif datang dari bursa global dan regional yang kompak menguat.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (23/6/2015), IHSG ditutup tumbuh 15,868 poin (0,32%) ke level 4.953,516. Sementara Indeks LQ45 ditutup bertambah 2,933 poin (0,35%) ke level 849,478.

Semalam Wall Street jatuh pada perdagangan Rabu waktu setempat. Investor khawatir soal masalah penyelesaian utang antara Yunani dengan krediturnya di Eropa yang belum juga selesai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks Dow Jones turun 178 poin (0,98%) ke 17.966,07. Indeks S&P 500 turun 15,62 poin (0,74%) ke 2.108,58. Sementara indeks Nasdaq turun 37,68 poin (0,73%) ke 5.122,41.

Hari ini IHSG diperkirakan akan jatuh ke zona merah akibat sentimen negatif dari bursa global dan utang Yunani yang tak kunjung usai. Aksi jual asing bakal berlanjut.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 menipis 5,92 poin (0,03%) ke level 20.862,11.
  • Indeks Straits Times menipis 2,42 poin (0,07%) ke level 3.348,91.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Mandiri Sekuritas
IHSG kembali berada tipis di atas 4.950, yaitu di 4.953. Secara intraday IHSG mencapai titik tertingginya di 4.973, menjelang akhir sesi dua terjadi penurunan dan pada akhirnya di tutup di 4.953.

Kenaikan IHSG didorong oleh oleh sektor properti. Kami melihat kenaikan sektor properti ini hanya bersifat technical rebound, secara tren atau pun indikator teknikal, kami belum melihat adanya sinyal perubahan tren. Hari ini IHSG akan menguji support 4.900. Estimasi pergerakan indeks hari ini masih berada di 4.900-5.000.

Secara tren jangka menengah dan panjang IHSG masih berada dalam tren Bearish, Namun dalam jangka pendek terdapat potensi tren kenaikan. IHSG masih akan menguji resistance 5.000, yang merupakan resistance psikologis. Jika berhasil dilewati, maka resistance selanjutnya ada di 5.050.

Level 4.900 akan menjadi level support 1 jangka pendek dan 4.872 akan menjadi level support 2. Selama IHSG tidak membuat new low melewati level terendahnya di 4.837, maka IHSG masih relatif terjaga secara jangka pendek.

Bahana Securities
Pada perdagangan Rabu (24/6) IHSG naik 16 poin (+0,32%) ke level 4.953,52 dengan nilai transaksi di pasar reguler Rp 4 triliun, terdorong sentimen positif dari Yunani yang mendapat bailout dari ECB meski terkena aksi profit taking dari sektor perbankan.

Saham-saham yang menjadi pendorong bursa antara lain UNVR, TLKM, ASII, PGAS, dan KLBF di mana asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 82 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing antara lain BBRI, LSIP, DAJK, SMRA, dan TAXI.

Secara teknikal, indeks naik disertai volume dengan bullish harami candle dan belum keluar dari fase sideways. Stochastic dan RSI flat sementara MACD positif convergence.

Hari ini (25/6) IHSG diperkirakan akan mixed cenderung melemah di kisaran 4.925-5.000 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain LPKR, BBNI, KLBF, dan LPKR.

Rupiah Rabu (24/6) ditutup melemah di level 13.304 dan hari ini (25/6) diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp 13.251-Rp 13.353/US$, dengan kecenderungan melemah.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads