Yunani Mau Bangkrut, IHSG dan Rupiah Bisa Menguat

Yunani Mau Bangkrut, IHSG dan Rupiah Bisa Menguat

Angga Aliya - detikFinance
Selasa, 30 Jun 2015 16:16 WIB
Yunani Mau Bangkrut, IHSG dan Rupiah Bisa Menguat
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa menguat meski di tengah sentimen negatif Yunani yang di ambang kebangkrutan. Saham-saham bisa rebound setelah kemarin jatuh cukup dalam.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 13.330 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 13.355 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 4,791 poin (0,10%) ke level 4.887,369 mengekor penguatan bursa-bursa regional. Investor mulai mengoleksi saham-saham 'murah'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham yang sudah 'terdiskon' kini jadi incaran investor. Indeks pun menanjak ke titik tertingginya hari ini di 4.930,250.

Pada penutupan perdagangan Sesi, IHSG menanjak 37,465 poin (0,77%) ke level 4.920,043 berkat aksi beli selektif. Perlahan tapi pasti, Indeks kembali ke level 4.900.

Investor memburu saham-saham unggulan di sektor konsumer dan infrastruktur. Delapan sektor berhasil menguat, hanya agrikultur dan pertambangan yang turun.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (30/6/2015), IHSG ditutup menguat 28,080 poin (0,58%) ke level 4.910,658. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 4,291 poin (0,51%) ke level 839,142.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 239,074 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 211.244 kali dengan volume 8,746 miliar lembar saham senilai Rp 5,861 triliun. Sebanyak 162 saham naik, 113 turun, dan 90 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan sore ini dengan kompak menguat, dipimpin bursa China yang melonjak tinggi. Sentimen negatif dari Yunani bisa ditepis dengan baik.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 125,78 poin (0,63%) ke level 20.235,73.
  • Indeks Hang Seng melonjak 283,05 poin (1,09%) ke level 26.250,03.
  • Indeks Komposit Shanghai meroket 224,19 poin (5,53%) ke level 4.277,22.
  • Indeks Straits Times menanjak 40,80 poin (1,24%) ke level 3.320,98.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Merck (MERK) naik Rp 1.500 ke Rp 122.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.300 ke Rp 45.100, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.200 ke Rp 72.000, dan Mayora (MYOR) naik Rp 750 ke Rp 26.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Inti Agri (IIKP) turun Rp 700 ke Rp 2.100, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 375 ke Rp 12.850, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 325 ke Rp 7.625, dan Matahari (MPPA) turun Rp 205 ke Rp 2.950.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads