Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 13.320 per dolar AS sama dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.330 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 13,408 poin (0,27%) ke level 4.924,066 mengikuti penguatan bursa-bursa regional. Bangkrutnya Yunani semalam masih memberi sentimen negatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG naik tipis 4,302 poin (0,09%) ke level 4.914,960 setelah ada pengumuman inflasi Juni oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Investor asing kembali melepas saham.
Tingkat inflasi itu di bawah ekspektasi analis di kisaran 0,6% sampai 0.8%. Inflasi yang rendah berarti daya beli masyarakat Indonesia masih lesu.
Menutup perdagangan, Rabu (1/7/2015), IHSG menipis 6,595 poin (0,13%) ke level 4.904,063. Sementara Indeks LQ45 berkurang 1,719 poin (0,20%) ke level 837,423.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 211,99 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 189.526 kali dengan volume 4,854 miliar lembar saham senilai Rp 3,994 triliun. Sebanyak 114 saham naik, 159 turun, dan 93 saham stagnan.
Bursa saham China anjlok hingga 5% setelah kemarin melonjak dengan kisaran yang sama. Bursa-bursa saham lainnya masih bertahan di zona hijau.
Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 93,59 poin (0,46%) ke level 20.329,32.
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 223,52 poin (5,23%) ke level 4.053,70.
- Indeks Straits Times menguat 6,12 poin (0,18%) ke level 3.323,45.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Astra Agro (AALI) naik Rp 800 ke Rp 23.750, Elang Mahkota (ETMK) naik Rp 500 ke Rp 11.600, Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 40.000, dan SMART (SMAR) naik Rp 495 ke Rp 4.995.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.500 ke Rp 70.500, Matahari (LPPF) turun Rp 750 ke Rp 15.800, Panin Sekuritas (PANS) turun Rp 415 ke Rp 4.710, dan Tower Bersama (TBIG) turun Rp 275 ke Rp 8.850.
(ang/aca)











































