Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 66 poin dan hampir saja meninggalkan level 4.900. Investor asing lagi-lagi menarik dana dari lantai bursa.
Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (6/7/2015), IHSG dibuka anjlok 66,169 poin (1,33%) ke level 4.916,741. Sementara Indeks LQ45 dibuka terpangkas 14,034 poin (1,64%) ke level 843,010.
Semalam Wall Street ditutup negatif pada perdagangan Senin awal pekan. Ini dipicu berita referendum rakyat Yunani yang mendukung pemerintahnya menolak syarat utang dari Eropa dan International Monetary Fund (IMF).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 283,11 poin (1,41%) ke level 20.395,23.
- Indeks Straits Times menipis 0,94 poin (0,03%) ke level 3.332,00.
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Kiwoom Securities
Relatif turunnya Dow Jones dan bursa Eropa namun di tengah reboundnya pasar regional dapat mempengaruhi sentimen. IHSG melemah dengan terbentuknya level lower high kemarin. Masih rendahnya minat jual asing diharapkan dapat membatasi peluang pelemahan. Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung menguat hari ini.
Oso Securities
Pada perdagangan awal pekan (6/7), IHSG justru ditutup terjun cukup dalam berbanding terbalik dengan penutupan perdagangan akhir pekan lalu. IHSG terkoreksi ke level 4,916.74 atau turun sebesar 1,33%. Pelemahan ini terjadi seiring dengan terperosoknya bursa Regional pasca mendapat sentiment negative dari hasil referendum Yunani yang menyatakan menolak bantuan dana talangan. Hal ini membuat para investor melakukan aksi profit taking yang juga menjadi salah satu faktor tergerusnya IHSG ke zona merah. Data menunjukkan semua indeks sektoral memerah, hanya sektor agriculture yang mampu menghijau yakni sebesar 0,88%. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 174,53 miliar.
Sementara itu, pasca mendapatkan kepastian hasil dari referendum Yunani bursa Wall Street bergerak mixed dan kemudian diakhiri dengan pelemahan tipis. Indeks Dow Jones turun 0,26% ke level 17,683.58, S&P 500 turun 0,69% ke level 2,068.76 dan Nasdaq turun sebesar 0,34% ke level 4,991.94. Pelemahan bursa AS terjadi seiring dengan runtuhnya bursa Eropa yang terkena dampak dari penolakan dana talangan yang dilakukan Yunani. Para pelaku pasar masih belum bisa move on dari isu-isu terkait utang Yunani. Selain itu, rilisnya data Markit US Composite PMI dan Services PMI yang tidak mengalami perubahan membuat bursa AS tidak mempunyai penopang untuk menguat pada perdagangan kemarin.
Kami memprediksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas di tengah melemahnya bursa AS pada perdagangan kemarin. Secara teknikal, IHSG berada pada MA 20 harian diikuti dengan tingkat volume yang mengalami penurunan. Indikator MACD Histogram masih bergerak flat. Sedangkan indikator Stochastic Oscillator terindikasi membentuk deadcross. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4,895 β 4,965.











































