Garuda Metalindo Bayar Utang Rp 200 Miliar Pakai Hasil Jual Saham

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 07 Jul 2015 12:13 WIB
Jakarta - Perusahaan pembuat mur dan baut, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT), akan menggunakan sebagian dana hasil Initial Public Offering (IPO) untuk membayar utang jatuh tempo sekitar Rp 100-200 miliar tahun ini.

"Kita akan bayar kurang lebih antara Rp 100-200 miliar. Pinjaman sebagian dari bank, sebagian dari utang supplier," kata Presiden Direktur Garuda Metalindo Hendra Widjaja di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Hendra mengungkapkan, selain dana yang terkumpul dari hasil IPO, perseroan juga akan mencari pendanaan lain.

"Sumber dana kita bisa dapatkan setelah listing. Tentu tidak dalam waktu dekat, berupa bond dan sebagainya," ungkap Hendra.

Pemilik pangsa pasar 52% pasar baut kendaraan roda dua nasional ini mendapat Rp 258 miliar dari penawaran saham perdananya.

Dana hasil IPO akan paling besar digunakan sekitar 52% untuk refinancing utang, 20% sebagai modal kerja, dan sisanya 28% untuk belanja modal.

Hendra menuturkan, tahun ini perusahaan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 50-60 miliar. Dananya akan digunakan untuk meningkatkan produktivitas dengan melakukan modernisasi peralatan.

"Kondisi perekonomian yang sedang lesu dinilai untuk tepat melakukan investasi," kata Hendra.

Dia menambahkan, dana IPO juga akan dipakai untuk memodernisasi pabrik yang terletak di Jakarta Utara. Langkah ini diperkirakan bisa meningkatkan efisiensi.

"Ini kan untuk mendukung target ekspor kita sebesar 25% pada tiga sampai empat tahun ke depan, saat ini kan masih di bawah 5%," imbuh Hendra.

(ang/ang)