Transaksi Kurang dari Rp 2 Triliun, IHSG Turun 22 Poin

Sesi I

Transaksi Kurang dari Rp 2 Triliun, IHSG Turun 22 Poin

Angga Aliya - detikFinance
Selasa, 07 Jul 2015 12:22 WIB
Transaksi Kurang dari Rp 2 Triliun, IHSG Turun 22 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 22 poin di tengah sepinya transaksi. Indeks pun kembali jatuh dari level 4.900.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 1,542 poin (0,03%) ke level 4.918,283 dan perlahan menanjak berkat aksi beli selektif di saham unggulan. Positifnya bursa Asia memberi dorongan.

Indeks hanya naik hingga ke titik tertingginya di 4.927,551 setelah itu langsung jatuh ke zona merah. Aksi jual investor asing membuat banyak saham terkoreksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (7/7/2015), IHSG melemah 22,62 poin (0,46%) ke level 4.894,121. Sementara Indeks LQ45 berkurang 5,285 poin (0,63%) ke level 837,725.

Dua sektor masih bisa menguat, yaitu sektor konstruksi dan finansial. Delapan sektor lainnya terkena koreksi.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 107.104 kali dengan volume 2,221 miliar lembar saham senilai Rp 1,952 triliun. Sebanyak 105 saham naik, 113 turun, dan 108 saham stagnan.

Bursa-bursa regional bergerak variatif hingga siang hari ini. Pasar saham China melanjutkan koreksi tajamnya.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 259,60 poin (1,29%) ke level 20.371,72.
  • Indeks Hang Seng anjlok 336,28 poin (1,33%) ke level 24.900,00.
  • Indeks Komposit Shanghai terjun 139,96 poin (3,71%) ke level 3.635,95.
  • Indeks Straits Times naik tipis 1,78 poin (0,05%) ke level 3.334,72.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 2.900 ke Rp 74.000, Garuda Metalindo (BOLT) naik Rp 275 ke Rp 825, Link Net (LINK) naik Rp 150 ke Rp 5.475, dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 100 ke Rp 10.025.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp 1.100 ke Rp 5.725, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 575 ke Rp 46.475, Mayora (MYOR) turun Rp 500 ke Rp 25.475, dan Unilever (UNVR) turun Rp 425 ke Rp 40.075.

(ang/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads