Meskipun kondisi perekonomian Indonesia naik-turun bahkan cenderung melemah ditandai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun kurang menggairahkan. Namun hal ini ditanggapi santai pelaku pasar.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai investor Indonesia sepertinya sudah kebal terhadap kondisi pasar keuangan Indonesia sehingga ditanggapi santai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Bambang menyebutkan, Indonesia perlu memperkuat sektor keuangannya agar tidak mudah dihantam krisis.
Salah satu yang harus diperkuat adalah sektor pasar modal. Saat ini, pasar modal Indonesia masih dikendalikan asing sehingga ada potensi 'goyang' jika banyak dana asing keluar dari pasar saham.
"Sekarang sudah banyak yang IPO tapi didominasi asing, investor lokalnya terbatas, jadi IIC ini mendorong banyak perusahaan ke pasar modal, sayang kalau hanya mengandalkan asing. IIC ini diharapkan menggairahkan market, dan financing khususnya longterm, ini mimpi besar," ujar Bambang.
(drk/ang)










































